"Saya tahu, atmosfer Serie A tidak seketat di Inggris, dan itu tidak berpengaruh buat saya, selama saya bermain dan Milan memenangkan pertandingan." ujar gelandang berusia 31 tahun itu ketika ditanya tentang perbedaan Serie A dan Liga Inggris. Gelandang berjuluk The Bison itu juga mengakui kalau ia bangga bisa bermain untuk Milan, dan peranan pelatih Milan, Clarence Seedorf sangatlah besar dalam proses kepindahan dirinya ke Rossoneri. Pemain timnas Ghana itu akan memakai nomor punggung 15 di Milan, dan mentargetkan memenangkan pertandingan Milan di sisa musim ini sebanyak mungkin. "Ketika Anda bergabung ke klub seperti AC Milan, Anda tidak berbicara soal target, karena sudah pasti harus menjadi yang terbaik. Mungkin ini bukan musim terbaik bagi Milan, tapi kami akan lakukan yang terbaik kami yang kami bisa untuk memenangi pertandingan sebanyak mungkin." tuntas Essien. Di Milan, proses adaptasi Essien rasanya akan mudah, mengingat Essien akan bermain bersama sahabatnya, yakni Sulley Muntari, dan sudah mengenal Kaka ketika sama-sama bermain bagi Real Madrid musim lalu, serta sudah mengenal Seedorf, meski hanya sebagai pemain. Bersama Chelsea, Essien sukses mengoleksi dua gelar liga Inggris, satu gelar Liga Champions, empat gelar Piala FA, dan satu gelar Piala Liga.
Essien: Aku Bangga Bisa Bermain Untuk Milan
BolaSkor - Selasa, 28 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Marc Cucurella Blak-blakan Mengajak Enzo Fernandez Gabung Real Madrid
Rabu, 24 Juni 2026
Chelsea Amankan Servis Marco Palestra, Xabi Alonso Turut Terlibat
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
Sabtu, 06 Juni 2026
Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Beri Kode Destinasi Barunya
Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026