Bermain di kandang Mainz, Dortmund bermain agresif. serangan beruntun yang dibangun oleh Lewandsowski cs berkali-kali membuat barisan belakang Mainz keteteran dan harus bermain keras. Namun hingga turun minum kedudukan tetap kacamata 0-0. Masuk paruh kedua, sang pelatih "Klopp" merubah strageti serang dengan memasukan tiga pemain sekaligus. Marco Reus, Nicolai Müller, Jakub Blaszczykowski ditarik keluar di menit ke-46 digantikan Sebastian Kehl, Eric Maxim Choupo-Moting dan Henrikh Mkhitaryan. Naluri reisebus 46 tahun tersebut memang tepat. Di menit 70, Pierre Emerick Aubameyang memecah kebuntuan Dortmund, sebuah gol berhasil disarangkan ke dalam gawang Mainz. Namun selang empat menit kemudian Die Nullfünfer mampu menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol balasan di titik putih yang sukses diselesaikan oleh Eric Maxim Choupo-Moting. Dortmund menggandakan keunggulan lewat titik putih di menit ke 78 setelah Elkin Soto melakukan pelanggaran keras di area penalti. Lewandonski selaku algojo berhasil melakukan eksekusi dan membawa Dortmund unggul 2-1 atas skuat Thomas Tuchel. Striker 25 tahun itu kembali memperbesar keunggulan Die Borussen lewat titik penalti di menit perpanjangan waktu. Lewandoski kembali sukses membenamkan si kulit bundar dalam gawang Z. Posp?ch sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Dortmund atas Mainz. Dengan kemenangan ini Dortmund membawa pulang tiga poin dan tetap berada di posisi tiga klasemen sementara Bundesliga dengan poin 31 dari 14 laga pertandingan. Sementara itu Bayern Muenchen masih kokoh bertengger di puncak dengan torehan 38 poin, diikuti Bayer Leverkusen di posisi dua dengan 34 poin.
Dua Penalti Lewandowski Bungkam Mainz
BolaSkor - Sabtu, 30 November 2013
- #Skor
- #Bola
- #Prediksi
- #Bundesliga
- #Goolge
- #Mainz
- #Dortmund
- #Blogspot
- #Lewandowski
- #Bing
- #Yahoo
- #Jerman
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statisik Meksiko vs Republik Ceko: Duel Beda Kepentingan
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Panama vs Kroasia: Saling Sikut demi Tiga Poin
Selasa, 23 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Portugal vs Uzbekistan: Cristiano Ronaldo Pecah Telur, Selecao das Quinas Menang Telak
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading
Minggu, 21 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Jerman Akhiri Kutukan Usai Kalahkan Pantai Gading
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026