Menilik performa pemain di babak pertama, kredit buruk pantas diberikan kepada penjaga gawang Inggris, Ben Foster. Gawang Foster harus bobol lebih dahulu oleh Enner Valencia pada menit delapan. Bukan hanya itu, Foster tercatat dua kali melakukan kesalahan saat harus keluar dari sarangnya untuk menghalau serangan Ekuador. Lini pertahanan The Three Lions juga terlihat tidak begitu padu. Sepanjang interval pertama, barisan belakang Inggris begitu kerepotan dalam memutus aliran bola. Beruntung, Tim Tiga Singa punya pemain sekelas Wayne Rooney yang berhasil menyamakan kedudukan saat laga memasuki menit 29. Di lain pihak, Ekuador begitu percaya diri meladeni permainan Inggris. Bermain lebih sabar dan efektif, perpaduan duet penyerang Enner Valencia dan Felipe Caicedo kerap kali membahayakan gawang Foster. Peran Antonio Valencia di area sentral begitu kentara di laga ini. Tak jarang tusukan-tusukan pemain Manchester United itu membuka peluang bagi rekan-rekan lain. Selepas turun minum, Inggris coba bermain lebih rapi. Laga berjalan 10 menit, pasukan Roy Hodgson berbalik unggul menjadi 2-1 berkat gol Rickie Lambert. Bermula dari aksi Barkley yang mengecoh pemain Ekuador, bola sodoran disambut Lambert dengan sepakan keras first time. Empat menit berselang, pemain yang baru dibeli Liverpool dari Southamptin itu hampir saja membukukan gol keduanya di laga ini andai saja sepakannya tak melebar tipis ke kanan gawang. Tertinggal satu gol, pasukan Reinaldo Rueda semakin meningkatkan tempo permainan. Menit 59, Antonio Valencia lakukan percobaan dari luar kotak penalti. Akan tetapi, upaya gelandang Manchester United itu masih bisa ditangkap oleh Ben Foster. Lima menit kemudian, La Tri Color mendapat peluang emas saat tendangan lemah Enner Valencia membentur tiang gawang. Beruntung, Phil Jones berhasil menyapu bola sehingga menghasilkan tendangan pojok. Gol penyeimbang keadaan akhirnya hadir pada menit 70. Michael Arroyo, yang baru dua menit masuk menggantikan Montero, berhasil menaklukkan Foster dengan sepakan keras dari luar kotak penalti. Sempat terjadi keributan yang melibatkan Antonio Valencia dan Raheem Sterling ketika laga memasuki menit 78. Hendak membangun serangan dari sisi kanan, Valencia tiba-tiba mendapat tekelan dari Sterling. Dianggap membahayakan, Valencia tak terima kemudian langsung mendorong dan mencekik leher Sterling. Menanggapi situasi tersebut, wasit asal Amerika Serikat, Jair Marrufo, langsung memberikan kartu merah kepada kedua pemain. Sampai pertandingan bubar, tak ada gol lagi tercipta. Susunan pemain Inggris (4-2-3-1): Foster; Milner, Jones, Smalling, Shaw (Stones 74’); Lampard, Wilshere; Oxlade-Chamberlain (Flanagan 63’), Barkley (Henderson 84’), Rooney (Sterling 64’); Lambert (Welbeck 84’) Ekuador (4-4-2): Banguera; Paredes, Guagua, Erazo, W. Ayovi; Noboa (Mendez 50’), Gruezo (Saritama 90’), A. Valencia, Montero (Arroyo 68’); E. Valencia (Ibarra 83’), Caicedo (Rojas 45’)
Diwarnai Dua Kartu Merah, Ekuador Tahan Imbang Inggris Pemanasan Piala Dunia
BolaSkor - Rabu, 04 Juni 2014
- #Inggris
- #Inggris Vs Ekuador
- #Laga Persahabatan
- #Rickie Lambert
- #Ekuador
- #Laga Uji Coba
- #Pemanasan Piala Dunia
- #Wayne Rooney
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
3 Laga Bersejarah Semifinal Inggris di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
Senin, 13 Juli 2026
Thomas Tuchel Andalkan Jude Bellingham dan Harry Kane untuk Singkirkan Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Senin, 13 Juli 2026
Argentina Wajib Waspada, Harry Kane Sebut Inggris Belum Maksimal
PILIHAN EDITOR
Rabu, 15 Juli 2026
8 Fakta Menarik Usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Setelah Menyingkirkan Prancis
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026