BolaSkor.com - Tidak ada comeback dramatis di Stamford Bridge, Rabu (18/03) dini hari WIB, karena tuan rumah Chelsea disingkirkan Paris Saint-Germain (PSG).
Kalah 2-5 di leg pertama 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Chelsea kalah 0-3 pada leg kedua yang dimainkan di Stamford Bridge.
Tiga gol Chelsea dicetak oleh Khvicha Kvaratskhelia (6'), Bradley Barcola (14'), dan Senny Mayulu (62'). PSG bermain efisien dengan 51 persen penguasaan bola dan 15 percobaan tendangan Chelsea tak ada yang berbuah gol.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Chelsea dan Manchester City Angkat Koper, Arsenal Melaju ke Perempat Final
Superkomputer Prediksi Hasil Chelsea vs PSG: Langkah The Blues Akan Terhenti
Prediksi dan Statistik Chelsea vs PSG: Misi Mustahil The Blues
"Ketika Anda tertinggal tiga gol dari leg pertama, Anda membutuhkan segalanya berjalan sesuai keinginan Anda," kata pelatih Chelsea, Liam Rosenior, dikutip dari laman resmi UEFA.
"Anda perlu memulai dengan baik; kami melakukan sebaliknya. Kami membuat kesalahan dan di level ini, jika Anda membuat kesalahan individu, maka Anda akan dihukum oleh para pemain yang mereka miliki."
Fans Chelsea Tinggalkan Stamford Bridge
Ketika Senny Mayulu mencetak gol ketiga PSG di menit 62, sebagian besar fans Chelsea meninggalkan Stamford Bridge.
Itu bentuk kekecewaan fans melihat tim kesayangan mereka bermain, terlebih dengan ketertinggalan agregat gol 2-8 yang membuat Chelsea harus mencetak enam gol di waktu tersisa.
Selisih enam gol pada agregat gol menjadikan itu sebagai kemenangan agregat terbesar tim Prancis atas tim Inggris.
Rosenior merespons suporter yang meninggalkan Stamford Bridge, memahami rasa frustrasi mereka dan memuji suporter atas dukungan mereka di awal-awal laga.
"Kami ingin memastikan kami tidak akan mengalami malam-malam seperti ini lagi," imbuh Rosenior.
"Ini adalah klub sepak bola yang fantastis di mana para penggemar menginginkan kesuksesan secara instan – itu wajar mengingat ukuran klub ini."
"Saya harus mengatakan, saya mengerti mengapa para penggemar frustrasi karena skor agregat dalam pertandingan ini."
"Mereka ingin kami menang; saya sepenuhnya mengerti dan saya memahaminya sebelum saya datang," terangnya.
"Saya juga ingin membuat mereka bahagia dan memberi mereka malam-malam yang pantas mereka dapatkan."
"Bukan hanya saya, tetapi kami sebagai sebuah kelompok, sebagai sebuah tim."
"Itu adalah kekalahan yang sangat sulit untuk diterima karena cara kami tersingkir malam ini," pungkas Rosenior.