BolaSkor.com - Dua tahun melatih klub Serie A, Como, pamor Cesc Fabregas terangkat sebagai salah satu pelatih potensial asal Spanyol.
Eks pemain Arsenal dan Chelsea tersebut menyajikan penampilan bagus, menghibur dari Como, yang kini jadi tim kuda hitam persaingan Scudetto.
Kontrak pelatih berusia 38 tahun tersisa hingga 2028, tetapi Fabregas sudah dikaitkan dengan mantan klubnya, Chelsea, dan juga timnas Italia.
Baca Juga:
Hasil Premier League: Chelsea 0-3 Manchester City, Arsenal Harap-harap Cemas
Demi Hentikan Ambisi Juara Arsenal, Chelsea Diminta Mengalah kepada Manchester City
Manchester City Harus Waspada, Chelsea Kembali Punya Faktor X
Chelsea disinyalir mempertimbangkan Fabregas sebagai pelatih mengingat Liam Rosenior tak mampu mengangkat performa tim, sementara Italia tanpa pelatih usai Gennaro Gattuso mengundurkan diri.
Respons Cesc Fabregas

Cesc Fabregas (x/Como_1907)
Produk akademi Barcelona dan Arsenal itu, terkait isu melatih Chelsea atau Italia, menjawab dengan tegas.
Fabregas berkomitmen dengan proyek yang tengah dilakukannya di Como dan ia nyaman di sana, bersama dengan keluarganya.
"Saya sangat berkomitmen pada proyek ini. Kita tidak pernah tahu, tetapi saat ini saya rasa sangat kecil kemungkinan saya akan meninggalkan Como," tutur Fabregas dikutip dari Football-Italia.
"Tahun lalu, saya ingin melihat bagaimana klub lain beroperasi. Saya menyebutkannya kepada presiden, tetapi saya memutuskan untuk tetap tinggal."
"Saya sangat senang dengan apa yang telah kami capai. Ini adalah proyek penting. Saya perlu merasa nyaman di sini."
"Penting bagi keluarga saya untuk bahagia, dan jika mereka bahagia di Como, saya akan tetap tinggal," tegas Fabregas.
Fabregas juga menuturkan apabila saat ini terlalu cepat baginya menjadi pelatih timnas.
"Mungkin suatu hari nanti," tambah Fabregas mengenai tawaran melatih timnas Italia.
"Saat ini, saya terlalu banyak menghabiskan waktu sebagai pelatih dan saya perlu berada di lapangan setiap hari."
"Menjadi pelatih tim nasional mungkin membosankan saat ini - terlalu banyak waktu luang. Di masa depan, ketika saya lebih tua, siapa tahu," urainya.