Bagi pemain berusia 20 tahun itu, banderol mahal yang harus dibayarkan oleh Liverpool kepada Benfica untuk dirinya tidak dianggap sebagai sebuah beban, tetapi sebagai sebuah tantangan. Dan Markovic sendiri mengaku selalu terpacu dengan setiap tantangan. “Saya tidak takut akan tantangan. Saya percaya, para fans berharap banyak terhadap performa saya dan sejujurnya, saya juga berharap banyak kepada diri saya sendiri untuk tampil bagus musim ini. Saya tidak demam panggung. Justru saya sudah tidak sabar ingin segera bermain bagi Liverpool.” ujar Markovic kepada Liverpool Echo. Markovic didatangkan dari Benfica oleh Liverpool pada bulan Juli kemarin dengan mahar 25 juta Euro, sebuah angka yang memang agak mahal bagi pemain seusia Markovic. Akan tetapi, Markovic tidak setuju kalau uang dijadikan patokan untuk menilai seorang pemain sepak bola. “Saya bukan pemain termahal yang didatangkan Liverpool musim ini. Jika menjadi yang termahal pun, saya tidak perduli. Sebab, penampilan dil lapangan lah yang menjadi ukuran berguna atau tidaknya seorang pemain bagi klubnya, bukan jumlah uang transfernya.” tuntas Markovic. Memulai debut profesional di klub Partizan Belgrade pada tanggal 29 Mei 2011, Markovic menjadi bagian penting klub Partizan hingga bulan Juni 2013 ketika Markovic hijrah ke Benfica. Di Partizan, Markovic tampil sebanyak 65 kali di semua kompetisi, mencetak 14 gol dan memberi tiga gelar juara Serbia Super Liga dari tahun 2011 hingga tahun 2013. Semusim bermain di Benfica, Markovic pun memberikan tiga gelar kepada Benfica yakni Liga Portugal, Piala Portugal dan Piala Liga Portugal. Markovic pun sukses mengantarkan Benfica ke final Europa League musim lalu sebelum dikalahkan oleh Sevilla dalam adu penalti.
Dibayar Mahal Oleh Liverpool, Pemain Ini Tidak Terbebani
BolaSkor - Rabu, 20 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Pantang Menyerah, Liverpool Siapkan Tawaran Baru dengan Harga Fantastis untuk Yan Diomande
Jumat, 19 Juni 2026
Profil Victor Munoz, Eks Real Madrid Jebolan La Masia yang Jadi Rekrutan Pertama Andoni Iraola di Liverpool
Jumat, 19 Juni 2026
Liverpool Resmi Datangkan Victor Munoz dari Osasuna
Kamis, 18 Juni 2026
Belanda vs Swedia, Striker Liverpool Mengancam Pertahanan Oranje
Kamis, 18 Juni 2026
Aktifkan Klausul Pembelian Victor Munoz, Liverpool Kalahkan Newcastle United
Rabu, 10 Juni 2026
Latih Real Madrid, Jose Mourinho Pamit ke Benfica
Senin, 08 Juni 2026
Daniel Sturridge Hadirkan Kejutan di Episode Keempat Second Chance
Sabtu, 06 Juni 2026
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Jumat, 05 Juni 2026
Pepet Ketat RB Leipzig, Liverpool Tak Menyerah Kejar Yan Diomande
Jumat, 05 Juni 2026
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026