Menghadapi Jerman dalam laga perempatfinal Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Estadio do Maracana, Jumat (4/7) malam WIB, Deschamps menurunkan skuat terbaiknya. Karim Benzema, Antoine Griezmann dan Mathieu Valbuena kembali mengisi pos di lini depan. Sedangkan Yohan Cabaye dan Paul Pogba menjadi motor serangan bagi tim Ayam Jantan. Akan tetapi, Jerman berhasil unggul lebih dulu. Sundulan Mats Hummels di menit ke-12 gagal dibendung penjaga gawang Prancis, Hugo Lloris. Tertinggal satu gol, Les Blues tak tinggal diam. Mereka pun terus melancarkan serangan ke pertahanan Die Mannschaft. Berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, Prancis mampu melepaskan 13 tembakan yang lima diantaranya mengarah ke gawang. Sayang, berbagai peluang mencetak gol yang diperoleh Prancis mampu digagalkan oleh Manuel Neuer. Beberapa kans emas yang sukses dibendung oleh kiper Bayern Muenchen tersebut adalah, sepakan Mathieu Valbuena di menit ke-34 serta tendangan kaki kiri Karim Benzema di masa injury time. Hingga laga usai skor 1-0 untuk kemenangan Jerman tetap bertahan. "Saya pikir kami sedikit malu-malu pada awal laga dan mereka mencetak gol di menit awal. Setelah itu, performa kami mulai menjanjikan. Kami menciptakan peluang dan bisa saja membuahkan hasil, tetapi Manuel Neuer memiliki penampilan yang bagus," kata Deschamps seperti dilansir situs resmi FIFA. Bagi Deschamps kekalahan ini cukup mengecewakan. Apalagi, mereka juga gagal mewujudkan ambisi lolos ke semifinal. Namun begitu, pelatih 45 tahun itu percaya skuat timnas Prancis saat ini bakal lebih bersinar di tahun-tahun berikutnya. "Meskipun petualangan kami di Brasil harus berakhir dan kami sedih, kecewa serta frustrasi, kami akan terus melangkah. Saya berharap skuat ini bisa bermain bersama untuk waktu yang lama. Saya memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan bersama mereka, tapi segala hal sangat menjanjikan. Kami harus menjaga momentum dan kualitas ini," imbuhnya.
Deschamps Sanjung Performa Manuel Neuer
BolaSkor - Sabtu, 05 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Jumat 26 Juni 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Ekuador vs Jerman: Der Panzer Mencari Kesempurnaan
Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Selasa, 23 Juni 2026
Schlotterbeck Absen di Sisa Turnamen, Jerman Tetap Percaya Diri
Selasa, 23 Juni 2026
Miroslav Klose Senang Status Top Skorer Sepanjang Masa Piala Dunia Disalip Messi
Senin, 22 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Irak: Amankan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026