Sydney- Legenda hidup Juventus yang sekarang bermain di Liga Australia bersama klub Sydney FC, Alessandro Del Piero berpendapat bahwa klub yang membesarkan namanya tersebut harus move on dari kegagalan di fase grup Liga Champions musim ini, meski hasil itu sangat mengejutkan dan menyesakkan. "Saya sangat terkejut dengan tersingkirnya Juventus. Saya sangat yakin dengan materi dan kemampuan tim yang sekarang, dan karena itu, saya sangat sedih dengan kegagalan ini." jelas Del Piero kepada La Gazzetta dello Sport. Klub penguasa Serie A Italia dalam dua musim terakhir itu gagal lolos dari grup B LIga Champions musim ini setelah kalah 0-1 di kandang wakil asal Turki, Galatasaray. Berada di peringkat ketiga, Juventus harus puas tampil di Liga Europa, kasta kedua kompetisi antar klub Eropa di sisa musim ini. "Juventus masih memiliki Liga Europa, dan Juve tidak boleh menganggap remeh kejuaraan Liga Europa, dan bukan karena final Liga Europa musim ini akan digelar di Juventus Stadium." lanjut sosok yang identik dengan nomor punggung sepuluh ini. Del Piero yang kini sudah berusia 39 tahun, bermain membela Juventus selama 19 tahun, dan mencatatkan dirinya sebagai pemain yang memiliki jumlah penampilan dan rekor gol terbanyak bagi klub berjuluk Si Nyonya Tua itu, yakni 705 kali tampil dengan 290 gol.
Del Piero: Juventus Membuat Saya Terkejut
BolaSkor - Jumat, 03 Januari 2014
- #Liga Champions
- #Juventus
- #Alessandro Del Piero
- #Liga Europa
- #Liga Australia
- #Juventus Stadium
- #Sydney Fc
- #Final
- #Bing
- #Yahoo
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026