Costa sebenarnya sudah pernah membela tim Samba dalam dua kesempatan di laga persahabatan melawan Italia dan Rusia pada Maret 2013. Masih di tahun yang sama, tepatnya September 2013, Federasi Sepak Bola Spanyol meminta izin kepada FIFA untuk menggunakan jasa Diego Costa, yang mendapat kewarganegaraan Spanyol pada pertengahan 2013. Satu bulan kemudian, Costa melayangkan surat kepada Federasi Sepak Bola Brasil yang menyatakan dirinya akan memilih tim Matador Spanyol. Dan akhirnya pada 28 Februari lalu, mantan pemain klub Liga Portugal, Braga, menjalani debutnya bersama La Roja saat bertemu Italia di laga uji coba. Menanggapi pilihan Costa, Scolari kala itu sempat berujar bahwa pemain yang tidak mau mengenakan seragam Brasil dan bertarung di Piala Dunia di Negara sendiri secara otomatis mengundurkan diri, memupus jutaan mimpi para pesepak bola dunia untuk bermain bersama juara dunia lima kali. Sampai saat ini, pelatih 65 tahun itu bahkan tidak tahu apa alasan Costa menolak Seleccao. “Saya pernah berniat memanggil dia (Costa) untuk Piala Dunia. Apakah saya salah? Saya tak tahu. Dia seharusnya di Piala Dunia bersama Brasil. Saya sudah bicara dengannya dua kali tentang hal itu,” ungkap Scolari dilansir Football Espana. “Masalahnya ada ketertarikan lain di belakang ini. Dengan Diego Costa menjadi pemain naturalisasi Spanyol kesempatan lain (di skuat Atletico) terbuka di Eropa. Diego Costa seharusnya bersama kami. Orang-orang berusaha mengejar dan menghentikannya. Dia kuat seperti banteng.” Demikian Scolari. Costa sendiri kini masih menjalani proses pemulihan cedera hamstring dan harus istirahat kurang lebih selama dua minggu. Sementara Spanyol akan menjalani laga perdana Piala Dunia melawan Belanda pada 13 Juni, 17 hari lagi dari sekarang.
Costa Tolak Brasil, Scolari Tuding Spanyol Sebagai Biang Kerok
BolaSkor - Senin, 26 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 01 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Spanyol vs Austria: Bukan Lawan Seimbang
Selasa, 30 Juni 2026
Jepang Meninggalkan Piala Dunia 2026 dengan Kepala Tegak
Senin, 29 Juni 2026
32 Besar Piala Dunia 2026: Diunggulkan Menang, Brasil Pantang Remehkan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Takefusa Kubo Absen, Jepang Senang Berstatus Underdog Kontra Brasil
Minggu, 28 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Laga 32 Besar Piala Dunia 2026 Brasil vs Jepang: Samurai Blue Tidak Diunggulkan
Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Jumat, 26 Juni 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, 27 Juni: Norwegia vs Prancis, Uruguay Kontra Spanyol
Kamis, 25 Juni 2026
Dibantai Brasil 0-3, Skotlandia Medioker dan Layak Tersingkir di Piala Dunia 2026
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026