"Kami telah mengirim pesan kepada semua tim lain di Liga dari sejak awal musim ini, bahwa kami adalah tim yang sangat konsisten secara permainan maupun secara hasil." ujar Chiellini, 30 tahun kepada Sky Sports Italia, pasca pertandingan. Kemenangan ini juga menurut Chiellini, adalah sebuah reaksi positif dari Juventus yang secara mengejutkan kalah 0-2 dari Napoli, yang mengakhiri rentetan 22 kemenangan Juventus secara beruntun sebelum melawan Napoli. "Kekalahan melawan Napoli jelas memberi efek secara psikologis bagi tim kami, tetapi kami menunjukkan respon yang bagus terhadap kekalahan itu dengan performa baik di pertandingan tadi." tambah Chiellini. Kemenangan melawan Livorno merupakan kemenangan ke-16 dari 16 pertandingan kandang musim ini yang telah dijalani oleh Juventus, yang membuat mereka menyamai pencapaian tim sekota Torino yang menang 16 kali di partai kandang Serie A pada musim 1947/1948 silam. Kemenangan itu juga mengembalikan keunggulan delapan poin atas AS Roma, yang membuat Juventus semakin dekat dengan titel scudetto ketiga secara beruntun di musim ini. "Kami semakin hari semakin mendekati garis finish. Kami siap mengeluarkan kemampuan terbaik kami di sisa musim ini baik di liga domestik maupun di Liga Europa. Semakin dekatnya kami dengan garis finish sangat memotivasi kami." tambah Chiellini. Di kompetisi domestik Serie A, Juventus tinggal menyisakan enam pertandingan lagi, dimana Juve harus menjalani tiga partai kandang dan tiga partai tandang. Sementara di Liga Europa, Gianluigi Buffon dkk sudah berada di babak perempat final, dan unggul 1-0 secara agregat melawan Olimpyque Lyon.
Chiellini: Kami Semakin Dekat Dengan Garis Finish!
BolaSkor - Senin, 07 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Masih Cari Kiper Baru, Juventus Alihkan Pandangan ke Emiliano Martinez
Minggu, 07 Juni 2026
Cari Pengganti Dusan Vlahovic, Juventus Capai Kesepakatan dengan Alexander Sorloth
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Senin, 25 Mei 2026
Pecahkan Rekor Dunia, Kartu Panini Cristiano Ronaldo Terjual Rp21 Miliar
Senin, 25 Mei 2026
Daftar Tim Serie A yang Bermain di Eropa: Roma dan Como Liga Champions, Milan dan Juventus Liga Europa
Senin, 25 Mei 2026
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026: AC Milan dan Juventus Kompak Gagal Lolos Liga Champions
Senin, 25 Mei 2026
Hasil Serie A: AC Milan Terkapar di Kandang, Juventus Gagal Menang Derby
PILIHAN EDITOR
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026