Manchester City akhirnya tampil sebagai pemenang di laga bigmatch kontra Liverpool pada pekan kedua Premier League musim 2014/2015. Bertanding di Etihad Stadium, Selasa (26/8) dini hari WIB, City menutup laga dengan kemenangan 3-1. Stevan Jovetic, yang musim lalu minim kesempatan akibat berkutat dengan cedera, tampil sebagai pahlawan kemenangan The Citizens pada pertandingan ini berbekal lesakkan sepasang golnya. Satu gol City lainnya hadir melalui aksi Sergio Aguero. The Reds hanya mampu membalas melalui bunuh diri Pablo Zabaleta. Carragher menyoroti kinerja dua penggawa Merseyside Merah, Dejan Lovren dan Alberto Moreno, di pertandingan ini. Menurutnya, kinierja Lovren di pertandingan ini tak sebanding dengan nilai transfernya, yakni sebesar 20 juta Poundsterling (Rp.388 miliar). "Lovren tak bermain baik. Kempat bek tak benar-benar berfungsi dengan baik. Itu adalah masalah yang ada sejak Moreno datang. Lovren tak bisa bermain dengan baik bersama Moreno. Lovren harus mengisi posisi yang ditinggalkan Moreno," tegas Carragher dilansir Sky Sports. "Contohnya adalah gol melawan Southampton pekan lalu. Hal itu harus segera dirubah. Ketika Lovren bergerak, Martin Skrtel tak pernah bergerak dari posisinya. Hal itu menimbulkan celah besar. Ini yang sering terjadi di laga melawan City. Tak ada kerja sama yang baik antara bek tengah dan bek kiri," ia menambahkan. Kekalahan ini menempatkan Liverpool di posisi kesembilan klasemen sementara Premier League dengan tabungan tiga angka. Sementara, Manchester City duduk di tempat ketiga berbekal enam poin, kalah selisih gol dari Tottenham Hotspur di tempat pertama. "Ini adalah sistem standar dari pertahanan yang menggunakan empat bek. Ini adalah sesuatu yang Liverpool harus segera cari jalan keluarnya. Jika masih sering melakukannya, maka tim lawan akan menghukum Liverpool," Carragher menutup. JANGAN LEWATKAN:
Carragher: Pertahanan Liverpool Payah!
BolaSkor - Selasa, 26 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Pantang Menyerah, Liverpool Siapkan Tawaran Baru dengan Harga Fantastis untuk Yan Diomande
Jumat, 19 Juni 2026
Profil Victor Munoz, Eks Real Madrid Jebolan La Masia yang Jadi Rekrutan Pertama Andoni Iraola di Liverpool
Jumat, 19 Juni 2026
Liverpool Resmi Datangkan Victor Munoz dari Osasuna
Kamis, 18 Juni 2026
Belanda vs Swedia, Striker Liverpool Mengancam Pertahanan Oranje
Kamis, 18 Juni 2026
Aktifkan Klausul Pembelian Victor Munoz, Liverpool Kalahkan Newcastle United
Kamis, 11 Juni 2026
Bersaing dengan Manchester United, Manchester City Kirim Tawaran Fantastis untuk Rekrut Elliot Anderson
Senin, 08 Juni 2026
Daniel Sturridge Hadirkan Kejutan di Episode Keempat Second Chance
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Sabtu, 06 Juni 2026
Efek Domino Real Madrid Bidik Michael Olise: Bayern Munchen Ingin Wonderkid Liverpool
Jumat, 05 Juni 2026
Pepet Ketat RB Leipzig, Liverpool Tak Menyerah Kejar Yan Diomande
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026