BolaSkor.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tak punya banyak waktu dalam mempersiapkan timnya menghadapi Saint Kitts and Nevis.
Timnas Indonesia akan menjamu Saint Kitts and Nevis dalam laga uji coba internasional berlabel FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3).
Itu merupakan laga debut bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, yang ditunjuk pada awal tahun ini menggantikan Patrick Kluivert.
Namun, John Herdman tidak punya cukup banyak waktu dalam mempersiapkan timnya menghadapi Saint Kitts and Nevis.
Baca Juga:
Reuni Liga Inggris Hiasi Duel Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis
John Herdman Ungkap Alasan Panggil Elkan Baggott ke Timnas Indonesia
Dear Suporter, John Herdman Minta Penuhi GBK saat Timnas Indonesia Bermain di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia menggelar latihan sejak Senin (23/3) dan per Selasa (24/3) sore, pemain yang bergabung baru 16 dari 24 nama yang dipanggil.
John Herdman mengatakan pendeknya persiapan untuk menghadapi suatu pertandingan merupakan hal lumrah bagi pelatih tim nasional.
Ia punya pengalaman seperti itu ketika menukangi Selandia Baru hingga Timnas Kanada selama 15 tahun.
"Ya, itu hal yang normal dalam sepak bola internasional. Anda akan mendapati pemain datang dalam level dan intensitas yang berbeda-beda," kata John Herdman.
"Inilah (pertandingan) internasional. Anda memiliki pemain yang bermain di klub dengan gaya bermain yang berbeda, pemain di liga dengan intensitas yang berbeda. Sebagai pelatih, Anda harus beradaptasi dengan itu," ujarnya menambahkan.
Pentingnya Dukungan Staf Profesional

Eks kapten Timnas Kanada, Steven Vitoria, bergabung sebagai asisten John Herdman di Timnas Indonesia. (X)
John Herdman bersyukur dirinya dibantu oleh para asisten yang menurutnya punya pengalaman panjang dalam menutupi berbagai hambatan yang dihadapi Timnas Indonesia.
John Herdman juga punya cara khusus yang membuat pendeknya persiapan bukan merupakan hambatan, yakni informasi soal sistem dan taktik sudah disampaikannya dari jauh-jauh hari ke pemain.
"Jendela dua hari ini sangat ketat. Kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat. Kami telah bertemu dengan grup kepemimpinan berkali-kali sebelum datang ke sini hari ini."
"Para pemain menerima informasi sebelum mereka masuk ke training camp mengenai sistem dan taktik. Sebelum kami datang ke sesi latihan, kami berada di aula basket GBK, mengerjakan taktik dan strategi kami."
"Jadi saat pemain datang ke sini, mereka bekerja. Mereka bekerja untuk kalian, mereka bekerja untuk para penggemar," tutur pelatih asal Inggris tersebut.