Seperti diketahui, FIFA menjatuhi hukuman larangan berkecimpung di dunia sepak bola selama empat bulan kepada bomber timnas Uruguay itu. Sanksi tersebut merupakan buntut dari aksi gigitan yang dilakukan oleh El Pistolero terhadap Giorgio Chiellini. Tindakan tak sportif tersebut terjadi saat Uruguay bersua Italia di laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014. Dalam pertandingan yang dihelat di Arena das Dunas, 24 Juni lalu, Suarez tertangkap kamera menggigit bahu Chiellini. Tak hanya hukuman empat bulan, penyerang 27 tahun itu juga tidak boleh memperkuat timnas Uruguay di sembilan pertandingan. Alhasil, Suarez baru akan kembali unjuk gigi di lapangan hijau pada Oktober 2014. Tak terima dengan sanksi tersebut, Luis Suarez sempat mengajukan banding kepada Komisi Displin FIFA, tapi hal tersebut ditolak. Kini, dia mencari keadilan lewat pengadilan arbitrase olahraga (CAS) dan sudah menjalani sidang perdana pada Jumat (8/8) kemarin. Sayangnya, dalam sidang yang berlangsung di markas besar CAS di Lausanne, Swiss, belum menghasilkan keputusan apapun. Kendati begitu, kuasa hukum Suarez optimis sanksi kliennya bakal berkurang setengah. Busqutes sendiri menyayangkan sanksi berat yang diterima Suarez. Gelandang timnas Spanyol itu berharap hukuman Suarez dapat dikurangi dan segera berlatih bersama Barcelona. "Kami berharap mereka mengurangi hukuman Suarez, kami ingin dia sesegera mungkin bersama kami," kata Busquets seperti dilansir Inside Spanish Football. "Dia sangat berbakat dan kami berharap dia diperbolehkan untuk berlatih dan bermain bersama tim," sambungnya. Luis Suarez memang telah resmi hijrah ke Barcelona pada bursa transfer musim panas tahun ini. Dia dipinang dari Liverpool dengan nilai transfer yang mencapai 75 juta poundsterling. Tapi karena hukuman tersebut, El Pistolero tidak bisa membela Barca di laga perdana La Liga Spanyol kontra Villarreal pada 31 Agustus.
Busquets Minta Hukuman Suarez Dikurangi
BolaSkor - Sabtu, 09 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 26 Juni 2026
Luis Suarez: Saatnya Uruguay Tunjukkan Mentalitas 'Garra Charrua' saat Hadapi Spanyol
Rabu, 24 Juni 2026
Tidak Benci Barcelona, Jose Mourinho Ungkap Alasan Kembali Latih Real Madrid
Rabu, 10 Juni 2026
Kontrak Bek Barcelona Berakhir Musim Ini, AC Milan Siap Ajukan Tawaran
Rabu, 10 Juni 2026
Ada Udang di Balik Batu, Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez Bertujuan Menyulitkan Barcelona
Rabu, 10 Juni 2026
Ketika Atletico Mengejek Tawaran Real Madrid untuk Julian Alvarez: Lebih Lucu dari Barcelona
Selasa, 09 Juni 2026
Thomas Tuchel Buka Suara tentang Bergabungnya Anthony Gordon ke Barcelona
Minggu, 07 Juni 2026
Blak-blakan, Bernardo Silva Mengakui Barcelona Mengirim Tawaran
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Manchester United dan Barcelona Masih Tarik Ulur, Chelsea Minat Tampung Marcus Rashford
Sabtu, 30 Mei 2026
Anthony Gordon Gabung Barcelona, Bagaimana dengan Nasib Marcus Rashford?
PILIHAN EDITOR
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026