Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia

Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026

BolaSkor.com - Luis Milla dipastikan tidak akan menjadi pelatih Dewa United Banten FC pada Super League 2026/2027. Suksesor Jan Olde Riekerink pada musim depan merupakan muka baru di sepak bola Indonesia.

Saat ini manajemen Dewa United Banten FC sedang merampungkan proses negosiasi dengan pelatih tersebut. Jika berjalan lancar, pelatih baru Dewa United Banten FC akan diumumkan pada paling lambat pada 18 Juli.

Baca Juga:

Pamit dari Dewa United Banten FC, Alex Martins Gabung Persebaya

Dewa United Banten FC Cuci Gudang, Lepas 11 Pemain

Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah

Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, mengatakan pihaknya sempat menimbang beberapa nama, sebelum akhirnya memutuskan sosok yang tepat untuk menukangi Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan pada musim depan.

Sempat beredar nama Luis Milla yang disebut akan menukangi Dewa United. Namun, Ardian menepis kabar tersebut.

Kami sudah interview beberapa pelatih dan mungkin tanggal 18 (Juli) sudah bisa sign kontrak dan bisa kami umumkan,

kata Ardian Satya Negara kepada awak media.

"Nama Luis Milla enggak masuk di situ," tutur Ardian.

Nama Baru, Osmar Loss?

Starting
Starting XI Dewa United saat mengalahkan PSBS Biak. (I League)

Ardian menjelaskan bahwa pelatih yang dipilih Dewa United Banten FC sebelumnya belum pernah bekerja di Indonesia.

Nama Osmar Loss asal Brasil yang belum lama ini berpisah dengan Persepolis FC, disebut menjadi kandidat terkuat untuk melatih Banten Warriors pada Super League musim depan yang bakal dimulai pada 4 September 2026.

Jika merunut pada ciri-ciri yang dimaksud Ardian, ada peluang sosok itu adalah Osmar Loss. Pasalnya, pelatih 51 tahun itu belum pernah bekerja di Tanah Air.

Sebelum menukangi Persepolis, Osmar Loss tercatat pernah melatih Buriram United, Internacional, EC Vitoria, Guarani, Corinthians, Bragantino, dan Juventude.

Prestasinya pun cukup baik karena meraih dua kali juara Liga Iran, satu trofi Liga Thailand, satu Piala FA Thailand, hingga juara ASEAN Club Championship.

"Pelatih ini pertama kali melatih di Indonesia," ujar Ardian.

Baca Artikel Asli