Football

Sport

Feature

Result

Show

Italia Liga Champions Eropa Berita

Bukan Inter Milan atau Juventus, Atalanta Penjaga Marwah Sepak Bola Italia di Liga Champions

Arief Hadi - Kamis, 26 Februari 2026

BolaSkor.com - Dua nama besar sepak bola Eropa dan dunia, Inter Milan dan Juventus, gagal bertahan lebih lama lagi di Liga Champions 2025/2026.

Perjalanan mereka berakhir prematur di fase play-off: Inter disingkirkan Bodo/Glimt dan Juventus tak dapat melalui hadangan Galatasaray.

Inter, yang pernah mencapai dua final dalam kurun waktu tiga tahun di bawah arahan Simone Inzaghi, kalah agregat gol 2-5 melawan tim dari Norwegia tersebut.

Sedangkan Juventus besutan Luciano Spalletti kalah 2-5 di leg pertama di Turki, kemudian menang 3-2 di Turin, Kamis (26/02) dini hari WIB, tetapi kalah agregat gol 5-7.

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Juventus Tersingkir, Real Madrid dan PSG ke 16 Besar

Tersingkir dari Liga Champions, Inter Milan Izin Serius di Serie A

Liga Champions: Sepak Bola Italia di Ambang Aib Bersejarah

Tidak mengikuti jejak keduanya, Atalanta arahan Raffaele Palladino melakukan comeback kala bermain di Gewiss Stadium.

Kalah 0-2 di Signal Iduna Park, La Dea menang 4-1 di leg dua melalui gol Gianluca Scamacca, Davide Zappacosta, Mario Pasalic, dan penalti Lazar Samardzic yang dibalas gol Karim Adeyemi.

Dortmund juga kehilangan kontrol ketika dua pemainnya dikartumerah yakni Ramy Bensebaini (90+7') dan Nico Schlotterbeck (120').

Comeback Atalanta

Atalanta 4-1 Borussia Dortmund (Foto: Laman Resmi UEFA)

Koefisien Italia setelah tersingkirnya Inter ada di urutan lima dengan 16.071. Angka itu dapat berubah seiring berakhirnya perjalanan Juventus, tetapi Bologna (Liga Europa) dan Atalanta tetap bertahan.

Tanpa memikirkan fakta tersebut, adanya Atalanta di 16 besar turnamen antarklub bergengsi Eropa menjaga marwah sepak bola Italia setelah Inter dan Juventus angkat koper.

Akan tapi Palladino tak memikirkan isu soal sepak bola Italia yang kesulitan bersaing di Eropa. Terpenting saat ini, ia melihat comeback Atalanta sebagai hal yang spesial.

"Saya mendengar banyak komentar tentang sepak bola Italia dan saya pikir itu harus dilindungi, terutama dari dalam," tutur Palladino dikutip dari Football-Italia.

"Kita terlalu keras ketika keadaan tidak berjalan baik, kami membutuhkan lebih banyak kritik yang membangun, untuk menjadi sedikit lebih positif, dan kami membuktikannya malam ini."

"Kemungkinan besar tidak ada yang percaya pada kami malam ini, itulah sebabnya saya mengatakan kepada para pemain bahwa kami perlu membuat mereka semua menelan ludah (menarik kembali perkataan)."

"Ini adalah pertandingan yang akan tercatat dalam sejarah, bukan hanya di Bergamo untuk semua penggemar Atalanta, tetapi untuk sepak bola Italia secara keseluruhan," urai Palladino.

Baca Artikel Asli