Mengawali debut di Lille saat masih berumur 16, tepatnya 1 September 2007. Hazard pun kemudian digadang-gadang akan menjadi salah pemain terbaik dunia. Itu terlihat pada musim 2008-09, bersama pelatih baru, Rudi Garcia, Hazard menjelma jadi salah satu sosok penting Lille. Di musim ini, Hazard muda tampil dalam 30 pertandingan Liga Perancis, mengemas empat gol dan menyumbang dua asssist. Masa emas Hazard terjadi di musim 2010-11, kala turut mempersembahkan gelar juara liga untuk Lille. Pemain yang biasa beroperasi di sayap kiri ini bermain sebanyak 37 kali, mengemas lima gol dan menorehkan 10 assist. Untuk penghargaan pribadi, pemain kelahiran La Louviere, Belgia, menyabet gelar pemain terbaik Liga Perancis dua musim berturut-turut (2010-11 dan 2011-12) serta gelar pemain muda terbaik Liga Perancis juga dua musim beruntun (2008-09 dan 2009-10). Bakat Hazard segera tercium oleh tim-tim besar Eropa. Namun Chelsea lah yang pada akhirnya beruntung momboyong Hazard di bursa transfer musim panas 2012-13. 4 Juni 2012, manajemen Chelsea secara resmi telah mengikat kontrak dengan pemain internasional Belgia itu selama lima tahun. Uang sebesar Rp 634 miliar atau setara 32 juta Pounds telah disepakati oleh kedua tim. Dua musim bersama Tim London Biru, Hingga saat ini Hazard sudah main sebanyak 54 pertandingan, lengkap dengan catatan 17 gol dan 18 assist. Sosok 22 tahun ini sempat menelan rasa kecewa lantaran tak bisa tampil di partai final Liga Europa 2012-13. Hazard harus absen di laga yang dimenangkan Chelsea itu karena menderita cedera otot paha. Di kancah internasional, Hazard menjalani debut seniornya di Belgia pada 18 Nopember 2008. Hazard tercatat sebagai pemain termuda yang pernah membela tim nasional Belgia, yakni 17 tahun dan 316 hari. Sebenarnya, federasi sepak bola Perancis kala itu pernah menyatakan niatnya untuk memakai jasa Hazard di tim nasional Perancis, namun Hazard lebih memilih negara kelahirannya. Total Hazard telah menorehkan lima gol dari 42 pertandingan. Bersama generasi emas lain seperti Lukaku, Kompany, Van Buyten, Fellaini dan Mignolet, Hazard berhasil membawa Belgia melaju ke putaran final Piala Dunia Brasil tahun ini. Rode Duivels tergabung di Grup H Piala Dunia bersama Al Jazair, Rusia dan Korea Selatan. Tentu saja sebuah harapan besar bagi Eden Hazard di umuru yang semakin matang ini untuk bisa mempersembahkan trofi sebanyak-sebanyak untuk Chelsea atau bahkan meraih gelar juara dunia bersama tim nasional Belgia.
Bintang Chelsea Ini Ulang Tahun ke-23, Era Keemasan?
BolaSkor - Selasa, 07 Januari 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
FIFA Rilis Album Resmi Piala Dunia 2026, Berisikan 18 Lagu dari Berbagai Musisi Ternama
Kamis, 04 Juni 2026
Profil Stadion Piala Dunia 2026 di Kanada dan Meksiko
Rabu, 03 Juni 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Rabu, 03 Juni 2026
Romelu Lukaku Cetak Gol, Kabar Bagus untuk Belgia Jelang Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026