BolaSkor.com - Duel senegara akan terjadi di babak 16 besar sektor tunggal putra. Dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra, Jonatan Christie dan Alwi Farhan dipastikan berhadapan dan memperebutkan tiket ke babak perempat final Indonesia Open 2026.
Jojo -sapaan akrab Jonatan- lolos dari 32 besar usai menumbangkan wakil Singapura, Jia Heng Jason Teh, dengan skor 21-18, 21-15. Sementara itu, Alwi ke 16 besar dengan kemenangan atas wakil India, Lakshya Sen, dengan skor 21-19, 21-16 dalam laga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6).
Bentrokan antara Jojo dan Alwi akan tersaji di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6). Pemenang dari laga tersebut akan melaju ke babak perempat final turnamen BWF level Super 1000 itu.
Baca Juga:
Indonesia Open 2026 Dipastikan Meriah, Ratusan Atlet Berebut Rp25 Miliar
Jonatan Christie Berambisi Pecah Telur di Indonesia Open 2026
Rasa Penasaran Putri KW Terhadap Indonesia Open Terus Memuncak
"Saya harap siapa pun yang memenangkan pertandingan semoga bisa meraih juara di Indonesia Open," tegas Alwi usai laga dalam konferensi pers yang juga dihadiri BolaSkor.com, Selasa (2/6).
"Karena saya melihat penyelenggaraan turnamen, persiapan pelatih, tim pendukung, semua harus diapreisasi oleh atletnya sendiri. Jadi, apresiasi yang bisa saya lakukan nanti adalah meraih prestasi yang paling tinggi," kata Alwi.
Jojo Incar Gelar Juara
Sejak sebelum turnamen bergulir, Jojo sudah mengungkapkan keinginannya untuk bisa menjaurai Indonesia Open 2026. Menurutnya, itu menjadi target terbesar dalam kariernya.
"Indonesia Oepn itu salah satu target terbesar di tahun ini untuk saya pribadi karena saya belum pernah meraih gelar di sini. Jadi, saya dan tim memutuskan Indonesia Open adalah salah satu target terbesar kami," tegas Jojo.
"Jadi, saya ingin menampilkan yang terbaik, saya berharap bisa meraih gelar juara," tambahnya.
Kendati demikian, pebulu tangkis berusia 28 tahun itu mengatkan bahwa dirinya akan menjalani Indonesia Open 2026 dengan fokus pada tiap pertandingannya.
Penulis: Gazza Roosaryatama