Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Belajar dari Eks Kiper Liverpool, Senne Lammens Ungkap Ritual sebelum Pertandingan

Arief Hadi - Sabtu, 14 Maret 2026

BolaSkor.com - Kiper Manchester United, Senne Lammens, menuturkan ritual menarik yang selalu dilakukannya sebelum pertandingan dimulai. Ritualnya itu dipelajari dari mantan kiper Liverpool, Simon Mignolet.

Lammens, 23 tahun, menjadi salah satu rekrutan terbaik Man United dari musim panas 2025. Eks kiper Royal Antwerp seharga 18,1 juta poundsterling tampil bagus menjaga gawang Red Devils, kebobolan 29 gol dari 23 laga Premier League.

Baca Juga:

Wayne Rooney dan Michael Owen Kompak Dukung Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen Manchester United

Unai Emery Catat 100 Kemenangan di Liga Europa, Aston Villa Kirim Pesan Peringatan untuk Manchester United

Manchester United Memburu Sandro Tonali untuk Gantikan Casemiro

Tidak butuh waktu lama baginya beradaptasi, menyingkirkan Altay Bayindir sebagai kiper nomor dua Man United dan Andre Onana dipinjamkan ke Trabzonspor.

Datang dari liga yang berbeda, menjadi kiper utama dan mengatasi tekanan sebagai pemain Man United tidak mudah, tetapi Lammens menjalankan tugasnya dengan baik.

Ritual sebelum Pertandingan

Senne
Senne Lammens (x/ManUtd)

Kala berbicara kepada Ben Foster, yang notabene eks kiper Man United, di Fozcast, Lammens bercerita mengenai ritual sebelum laga yang dapat menjadi salah satu faktor ia tampil bagus dengan Man United.

Ritual itu didapatnya dari eks kiper Liverpool yang juga berasal dari Belgia, Simon Mignolet, dan kini memperkuat Club Brugge pada usia 38 tahun.

"Saya mungkin memakai sarung tangan baru setiap pertandingan, tergantung bagaimana perasaan saya," tutur Lammens.

"Jika saya bermain dengan satu pasang sarung tangan, saya berlatih dengan sarung tangan itu sepanjang minggu, lalu saya akan memakai sepasang sarung tangan baru.

"Jika Anda bermain hari Sabtu, saya akan berlatih dengan sarung tangan itu pada hari Jumat, tetapi sebelum itu, saya suka merendamnya di jacuzzi bersama teman-teman. Saya sebenarnya mendapatkannya dari Simon Mignolet."

"Bagaimana rasanya sarung tangan baru? Rasanya kaku, cengkeramannya tidak bagus, saya suka merendamnya di sana selama setengah jam."

"Tepat sebelum pertemuan, saya langsung memakainya, lalu setelahnya saya melepasnya. Saya melakukan sesi latihan penuh, saya akan memakainya saat pemanasan dan memakainya untuk pertandingan," terangnya.

Baca Artikel Asli