Memasuki babak kedua, kedua tim tetap tak mengurangi tempo permainannya. Jual beli serangan dan duel lini tengah tetap terjadi di awal babak kedua. Bayern Muenchen membuka peluang lebih dulu lewat Thomas Mueller. Memanfaatkan umpan silang Franck Ribery, sepakan Mueller masih bisa dihalau Weidenfeller. Dortmund sebenarnya mampu mencetak gol di menit 64 lewat tandukan Mats Hummels, bola yang meluncur melewati garis gawang berhasil dihalau oleh Dante. Sayang wasit justru menganulir gol tersebut. Toni Kroos mendapatkan peluang emas di menit 71. Memanfaatkan umpan sundulan Javi Martinez sepakan Kroos masih tipis di sisi kiri gawang Weidenfeller. Die Borussien balas menekan, Dortmund mendapat peluang lewat tendangan jarak jauh pemain pengganti Oliver Kirch di menit 72. Sayang sepakannya masih bisa diblok Manuel Neuer. Dua peluang didapat Bayern di menit 75. Memanfaatkan umpan Mario Goetze, Arjen Robben melepaskan tendangan ke arah gawang namun masih bisa dihalau Weidenfeller. Bola kemudian kembali ditembakan ke arah gawang oleh Ribery, namun kembali belum menemui sasaran. Kedua tim yang terlibat dalam duel sengit harus menerima kenyataan hingga akhir waktu normal kedudukan masih imbang tanpa gol. Pertandingan pun harus dilanjutkan lewat babak tambahan. Pierre-Emerick Aubameyang hampir saja mencetak gol saat babak pertam extra time baru dimulai. Umpan silang Marco Reus mampu diteruskan dengan sepakan keras Aubameyang yang tak terkawal. Sayang sepakannya hanya tipis di sisi kiri gawang Neuer. Menjelang extra time babak pertama usai, Kevin Grosskreutz sempat menciptakan sebuah peluang. Sayang sepakannya terlalu lemah, sehingga mudah dikuasai oleh Manuel Neuer. Bayern akhirnya mampu memecah kebuntuan di menit 107 lewat sepakan Arjen Robben. Kesalahan Schmelzer mampu dimanfaatkan Jerome Boateng untuk mencuri bola. Boateng kemudian mengirim umpan silang kepada Robben, dengan sedikit sentuhan gelandang Belanda tersebut langsung melesakan bola tanpa bisa dihalau Weidenfeller. Thomas Mueller akhirnya memastikan kemenanangan Bayern lewat gol yang dicetak di menit 120. Lewat serangan balik cepat, Mueller mampu memaksimalkan umpan Claudio Pizarro untuk kali kedua membobol gawang Roman Weidenfeller. Bayern keluar sebagai juara DFB-Pokal 2013/2014 sekaligus mempertahankan gelar tersebut. Gelar ini menjadi trofi keempat yang berhasil diraih Pep Guardiola di musim pertamanya menangani The Bavarians. Gelar DFB-Pokal menggandakan pencapaian Bayern Muenchen musim ini setelah sebelumnya sukses menjuarai Bundesliga. Gelar DFB-Pokal musim ini menjadi raihan ke-17 Die Roten di ajang tersebut. Susunan Pemain: Borussia Dortmund (4-2-3-1): 1. Roman Weidenfeller (Gk); 26. Lukas Piszczek, 25. Sokratis Papastathopoukos, 15. Mats Hummels, 29. Marcel Schmelzer; 14. Milos Jojic (Pierre-Emerick Aubameyang'83), 18. Nuri Sahin; 10. Henrikh Mkhitaryan (Oliver Kirch'60), 11. Marco Reus, 19. Kevin Grosskreutz (Jonas Hoffman'110); 9. Robert Lewandowski. Pelatih: Juergen Klopp (Jerman) Bayern Muenchen (3-4-3): 1. Manuel Neuer (Gk); 17. Jerome Boateng, 8. Javi Martinez, 4. Dante: 34. Pierre-Emile Hoejbjerg (Daniel van Buyten'102), 21. Philipp Lahm (Franck Ribery'31) (Claudio Pizarro'109), 39. Toni Kroos, 13. Rafinha; 25. Thomas Mueller, 10. Arjen Robben, 19. Mario Goetze. Pelatih: Pep Guardiola (Spanyol)
Bayern Muenchen Juara DFB-Pokal 2013/2014Final Piala Jerman
BolaSkor - Sabtu, 17 Mei 2014
- #Thomas Mueller
- #Juergen Klopp
- #Babak Kedua
- #Dante
- #Gol Dianulir
- #Berlin
- #Final DFB-Pokal 2013/2014
- #Franck Ribery
- #Babak Tambahan
- #Roman Weidenfeller
- #Pep Guardiola
- #Mats Hummels
- #Olympiastadion
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 26 Mei 2026
Michael Jordan Ramaikan Pesta Perpisahan Pep Guardiola
Senin, 25 Mei 2026
Pep Guardiola Beri Pesan Penting kepada Manchester City soal Penggantinya
Senin, 25 Mei 2026
Bukan Deretan Trofi, Pep Guardiola Ungkap Dua Hal Terpenting dalam Satu Dekade di Manchester City
Jumat, 22 Mei 2026
Sederet Statistik dari 10 Tahun Manchester City di Era Pep Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Pekan Terakhir Premier League: Tottenham Terancam Degradasi, Man City Terakhir Kali Dilatih Guardiola
Jumat, 22 Mei 2026
Sang Pembuat Sejarah, Pep Guardiola Akrab dengan Rekor
Jumat, 22 Mei 2026
Akhir Sebuah Era! Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Prediksi Masa Depan Pep Guardiola jika Berpisah dengan Manchester City
Rabu, 20 Mei 2026
Jika Pep Guardiola Pergi, Man City Bisa Seperti Man United Setelah Ditinggal Sir Alex Ferguson
Rabu, 20 Mei 2026
Manchester City Imbang, Pep Guardiola Beri Ucapan Selamat kepada Arsenal
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026