Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Bawa Laptop ke Konferensi Pers, Bernardo Tavares Tunjukkan Kesalahan Wasit Ketika Persebaya Ditekuk Madura United

Johan Kristiandi - Sabtu, 18 April 2026

BolaSkor.com - Unggul penguasaan bola tak menjamin kemenangan sebuah tim. Hal itu terjadi kepada Persebaya Surabaya saat menjamu Madura United di Gelora Bung Tomo, kemarin (17/4) malam.

Dituntut menang, Persebaya malah keok 1-2 dari tamunya. Banyak menguasai bola nyatanya tim berjuluk Bajul Ijo itu kesulitan membongkar pertahanan Madura United.

Baca Juga:

Hasil Super League 2025/2026: Persebaya Tumbang di Kandang, Bhayangkara FC Menang Lagi

Pramono Anung Tuntut Persija Konsisten Menang Usai Kalahkan Persebaya

Bobol Gawang Persebaya Dua Kali, Eksel Runtukahu Bicara Kans Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Malah Persebaya sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu. Lulinha dan Riquelme Sousa sukses menembus gawang Andhika Ramadhani. Sementara gol hiburan Persebaya dibuat oleh Riyan Ardiansyah.

"Masalahnya jelas ketika kami gagal mencetak gol. Peluang ada, tetapi penyelesaiannya tidak cukup akurat. Itu yang harus segera kami benahi," kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

"Di babak kedua kami menciptakan banyak situasi berbahaya dan permainan berkembang dengan baik. Namun ada momen di mana keberuntungan tidak berpihak," imbuhnya.

Meski begitu, Tavares menganggap kekalahan Persebaya bukan sepenuhnya kesalahan mereka. Pelatih asal Portugal itu menilai ada andil ketidakadilan dari wasit Yoko Suprianto.

Tunjukkan Bukti Kesalahan Wasit

Aksi Jefferson ketika dikawal oleh pemain Madura United, Fransiskus Alesandro, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/4). (BolaSkor.com/Arjuna Pratama)

Dalam sesi konferensi pers, Tavares sampai membawa laptop dan menunjukkan tayangan yang seharusnya Persebaya mendapat hadiah penalti. Namun, wasit menganggap tidak terjadi pelanggaran.

Wasit begitu yakin dengan keputusannya. Sehingga tidak melakukan pengecekan VAR. "Saya tidak mengerti kenapa VAR tidak menunjukkan itu," ungkap mantan pelatih PSM Makassar itu.

Tak hanya itu, Tavares juga menyayangkan terjadinya gol kedua Madura United. Baginya, gol tersebut seharusnya tidak sah. Lulinha dinilai belum diizinkan wasit masuk lapangan oleh wasit.

Namun Lulinha tiba-tiba masuk ke lapangan dan menerima bola cuma-cuma dari umpan pemain Persebaya. Lulinha pun sukses memberikan umpan kunci yang berujung gol Riquelme.

"Dalam situasi itu, pemain datang dari luar tanpa kami melihat ada izin dari wasit, lalu mengambil bola dan mencetak gol. Situasi seperti ini tidak boleh terjadi saat kami menguasai bola," ucap Tavares.

Setelah merasa dirugikan, Tavares enggan terlalu berlarut. Dia memilih mempersiapkan tim untuk menatap pertandingan selanjutnya. Persebaya akan menjalani dua laga away. Mereka akan menghadapi Malut United (23/4) dan menantang sang rival abadi, Arema FC (28/4). (Laporan Kontributor Arjuna Pratama)

Baca Artikel Asli