BolaSkor.com - Barcelona harus pulang membawa malu setelah dibantai 0-4 saat tandang ke markas Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2025-2026, di Civitas Metropolitano, Jumat (13/2) dini hari WIB.
Atletico sudah memimpin ketika babak pertama baru berjalan tujuh menit lewat gol bunuh diri Eric Garcia.
Tujuh menit berselang, Atletico menambah pundi-pundi gol lewat Antoine Griezmann.
Baca Juga:
Asa Itu Masih Ada, Barcelona Pernah Ukir Remontada Usai Kalah 4-0 di Leg Pertama
Hasil Semifinal Copa del Rey: Bantai Barcelona 4-0, Satu Kaki Atletico Madrid di Final
Barcelona semakin terpuruk usai Ademola Lookman mengemas gol pada menit ke-33.
Gol keempat Atletico Madrid tercipta pada menit ke-45+2 lewat tembakan keras jarak jauh Alvarez.
Usai laga, pelatih Barcelona Hansi Flick memberikan reaksi jujur.
Flick mengakui bahwa pasukannya tampil jauh di bawah standar, terutama pada babak pertama.
Pada laga ini Barcelona seolah kehilangan taji dan membiarkan tuan rumah mendominasi laga.
Flick mencatat adanya jarak permainan yang terlalu lebar antara kedua tim serta kegagalan sistem pressing yang biasanya menjadi kekuatan Blaugrana.
"Kami tidak bermain baik di babak pertama, kami tidak bermain sebagai sebuah tim," ujar Flick dikutip dari Marca.
"Jarak antara mereka dan kami sangat besar. Kami tidak melakukan tekanan."
Flick Kecam Wasit dan VAR

Kendati menderita kekalahan yang menyakitkan, Flick enggan menyalahkan para pemainnya dan menegaskan tetap bangga dengan pencapaian tim sepanjang musim ini.
Namun, Flick kecewa terhadap kepemimpinan wasit pada laga kali ini.
Flick melontarkan kritik keras terhadap keputusan wasit, khususnya terkait dianulirnya gol Pau Cubarsi.
Gol tersebut dibatalkan setelah proses peninjauan VAR yang memakan waktu hingga delapan menit.
"Ini berantakan. Mereka harus menunggu tujuh menit, ayolah. Mereka menemukan sesuatu dalam tujuh menit itu? Baiklah. Saat saya melihat situasi tersebut, jelas tidak ada offside," kata Flick.
"Mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda, maka beritahu kami. Tidak ada komunikasi. Sangat buruk di sini," kecam Flick.
Flick menilai kepemimpinan wasit sejak awal laga tidak tegas, terutama saat tidak memberikan kartu kuning pada pelanggaran terhadap Alejandro Balde.
Hal itu, menurut Flick, memancing lawan untuk bermain lebih agresif.