Insiden tersebut terjadi kala Balotelli beserta anggota skuat Italia lain tengah mengadakan pemusatan latihan di Coverciano, Florence, minggu lalu. Sejumlah suporter yang menyaksikan sesi latihan pasukan Cesare Prandelli itu terpaksa harus diusir kepolisian setemat karena melontarkan ejekan rasial. “Mereka tak terbiasa melihat orang yang berbeda, bukan orang kulit putih, orang yang bertindak sebagai pemberontak namun secara normal. Saya rasa apa yang penolak tidak suka adalah orang lain yang berbeda dibiarkan untuk bertindak di jalan itu,” ungkap Balotelli dilansir ESPN. “Mereka orang-orang bodoh, mereka marah kepada saya, mereka mengatakan hal buruk, namun saya tidak melakukan sesuatu berbeda dari orang lain. Saya telah membuat kesalahan, seperti orang lain, dan saya selalu membayar kesalahan. Saya rasa bahwa jika saya orang kulit putih mungkin beberapa orang akan tetap membuat saya kesal dan sebal namun tidak akan sama. Tentu saja tidak.” Ditanya soal pengalamannya kala menjalani karier di Liga Inggris bersama Mancheseter City, pemain keturunan Ghana itu mengungkapkan jarang sekali mendapat perlakuan rasial, atau bahkan tak pernah merasa berbeda dengan anggota skuat lain. “Tidak terbuka, tidak. Di City, tak lama setelah saya gabung, kami sedang di pesawat hendak melakukan tur ke suatu tempat dan saya melihat sekitar dan saya menyadari ada banyak pemain kulit hitam daripada pemain kulit putih di tim.” “Perbedaan yang begitu besar. Itu luar biasa. Di Italia, saya sering merasa jadi satu-satunya orang kulit hitam. Rasisme dimana-mana. Mungkin di sini lebih terbuka, atau di Spanyol. Ada rasial di Inggris namun mereka lebih menyembunyikannya.” Pungkas Balo.
Balotelli: Rasialiesme di Italia dan Spanyol Terlalu Terbuka
BolaSkor - Rabu, 28 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 08 September 2026
Juventus dan Milan Bersaing dengan Dua Raksasa Premier League Untuk Datangkan Bek Swedia
Selasa, 08 September 2026
Ruben Amorim: Disia-siakan di Inggris, Dipuja-puja di Italia
Senin, 07 September 2026
Jiwa dan Semangat Juventus dalam Diri Federico Gatti
Senin, 07 September 2026
AC Milan Tak Layak Kalah, tetapi Juventus juga Tidak Pantas Menang
Senin, 07 September 2026
Juventus vs AC Milan: Goncalo Ramos Ada, tetapi Tidak Terasa Manfaatnya
Senin, 07 September 2026
Hasil Laga dan Klasemen Terbaru Serie A: Juventus vs Milan Berakhir Imbang, Roma Berada di Puncak
Minggu, 06 September 2026
Tidak Perlu Link Streaming, Juventus vs AC Milan Disiarkan Gratis di ANTV: Ini Jadwalnya!
Minggu, 06 September 2026
Juventus vs AC Milan: Luciano Spalletti Sanjung Ruben Amorim Setinggi Langit
Minggu, 06 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Big Match Arsenal vs Chelsea dan Juventus vs AC Milan
Sabtu, 05 September 2026
Simak, Jadwal Serie A dan Premier League yang Bisa Ditonton Gratis Akhir Pekan Ini
PILIHAN EDITOR
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026