Insiden tersebut terjadi kala Balotelli beserta anggota skuat Italia lain tengah mengadakan pemusatan latihan di Coverciano, Florence, minggu lalu. Sejumlah suporter yang menyaksikan sesi latihan pasukan Cesare Prandelli itu terpaksa harus diusir kepolisian setemat karena melontarkan ejekan rasial. “Mereka tak terbiasa melihat orang yang berbeda, bukan orang kulit putih, orang yang bertindak sebagai pemberontak namun secara normal. Saya rasa apa yang penolak tidak suka adalah orang lain yang berbeda dibiarkan untuk bertindak di jalan itu,” ungkap Balotelli dilansir ESPN. “Mereka orang-orang bodoh, mereka marah kepada saya, mereka mengatakan hal buruk, namun saya tidak melakukan sesuatu berbeda dari orang lain. Saya telah membuat kesalahan, seperti orang lain, dan saya selalu membayar kesalahan. Saya rasa bahwa jika saya orang kulit putih mungkin beberapa orang akan tetap membuat saya kesal dan sebal namun tidak akan sama. Tentu saja tidak.” Ditanya soal pengalamannya kala menjalani karier di Liga Inggris bersama Mancheseter City, pemain keturunan Ghana itu mengungkapkan jarang sekali mendapat perlakuan rasial, atau bahkan tak pernah merasa berbeda dengan anggota skuat lain. “Tidak terbuka, tidak. Di City, tak lama setelah saya gabung, kami sedang di pesawat hendak melakukan tur ke suatu tempat dan saya melihat sekitar dan saya menyadari ada banyak pemain kulit hitam daripada pemain kulit putih di tim.” “Perbedaan yang begitu besar. Itu luar biasa. Di Italia, saya sering merasa jadi satu-satunya orang kulit hitam. Rasisme dimana-mana. Mungkin di sini lebih terbuka, atau di Spanyol. Ada rasial di Inggris namun mereka lebih menyembunyikannya.” Pungkas Balo.
Balotelli: Rasialiesme di Italia dan Spanyol Terlalu Terbuka
BolaSkor - Rabu, 28 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 30 Juni 2026
Keluarkan 80 Juta Euro, AC Milan Rekrut Goncalo Ramos dari PSG
Senin, 29 Juni 2026
PSG Rekrut Penjaga Gawang AC Milan
Senin, 29 Juni 2026
Terbongkar, Super Agen Jorge Mendes Mendikte Pergerakan AC Milan di Bursa Transfer
Sabtu, 27 Juni 2026
Rekrut Goncalo Ramos dari PSG, AC Milan Pecahkan Rekor Transfer
Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Jumat, 19 Juni 2026
AC Milan Rilis Jadwal Pramusim, Lawan Chelsea di GBK dan Manchester United
Rabu, 17 Juni 2026
AC Milan Resmi Tunjuk Ruben Amorim Jadi Pelatih Baru, Manchester United Ketiban Untung
Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Minggu, 14 Juni 2026
Eks Pelatih Manchester United Terdepan Tangani AC Milan
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Sabtu, 04 Juli 2026
Argentina vs Cape Verde: Albiceleste Menang, tetapi Blue Sharks Juara di Hati Rakyat
Jumat, 03 Juli 2026
7 Bintang di Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Gabung Klub Premier League
Selasa, 30 Juni 2026
Keterpurukan Timnas Jerman: Tidak Lagi Ditakuti Lawan, Bukan Tim Diesel, dan Terlalu Fokus dengan Sepak Bola Indah
Senin, 29 Juni 2026
Cerita Perjalanan Pelatih Baru Manchester City, Enzo Maresca sebagai Pemain dan Pelatih
Senin, 29 Juni 2026
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Minggu, 28 Juni 2026
Mengenal Enrique Macaya Marquez, Jurnalis Legendaris Berusia 91 Tahun yang Sudah Meliput Piala Dunia Sejak 1958
Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Minggu, 21 Juni 2026