BolaSkor.com - Dua insiden penting telah menyebabkan perubahan aturan yang akan berlaku pada Piala Dunia 2026.
Pada ajang yang dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu pemain bisa mendapatkan kartu merah jika mereka menutupi mulut selama konfrontasi dengan lawan.
Pemain sayap Benfica, Gianluca Prestianni, menutupi mulutnya dengan bajunya selama konfrontasi dengan Vinicius Junior dalam pertandingan Liga Champions pada bulan Februari.
Baca Juga:
7 Bintang Afrika yang Aksinya Dinantikan di Piala Dunia 2026
The Next Generation: 8 Wonderkid yang Berpotensi Curi Perhatian di Piala Dunia 2026
Perselisihan tersebut menyebabkan penundaan 10 menit dalam pertandingan yang akhirnya dilanjutkan dengan Prestianni masih berada di lapangan.
Dia kemudian dijatuhi hukuman larangan bermain enam pertandingan karena perilakunya.
Berdasarkan peraturan baru yang disetujui Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), badan pengatur independen yang mengatur hukum permainan, tindakan menutup mulut Prestianni akan berbuah kartu merah pada Piala Dunia 2026.
"Atas kebijakan penyelenggara kompetisi, pemain mana pun yang menutupi mulutnya dalam situasi konfrontasi dengan lawan dapat dikenai sanksi kartu merah," demikian bunyi siaran pers FIFA.
Mogok Main, Kartu Merah
Timnas Senegal saat menjuarai Piala Afrika 2025 (@garyalsmith)
IFAB juga menyetujui amandemen peraturan yang akan memungkinkan wasit untuk menunjukkan kartu merah kepada pemain dan ofisial jika mereka meninggalkan lapangan sebagai protes atas keputusan atau mendorong pemain untuk melakukan hal yang sama.
Aturan ini berkaitan dengan aksi pelatih Senegal, Pape Thiaw, yang memerintahkan timnya untuk meninggalkan lapangan pada final Piala Afrika Januari lalu melawan Maroko.
Hukum baru ini tampaknya bertujuan untuk mencegah penundaan serupa, dengan pelatih dan pemain yang meninggalkan lapangan berpotensi mendapatkan kartu merah.
"Sekarang, para pemain akan dianggap telah dikeluarkan. Dan juga, mereka yang menghasut pemain untuk meninggalkan lapangan akan dianggap telah dikeluarkan, dan tim yang meninggalkan lapangan akan kalah."
FIFA menyatakan akan mengkomunikasikan pembaruan peraturan tersebut kepada 48 tim yang berpartisipasi dalam Piala Dunia dalam beberapa minggu mendatang.