BolaSkor.com - ASN Run 2026 akan kembali digelar pada tahun ini dengan semangat memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia (RI).
Ajang lari tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi masyakat umum juga bisa turut serta meramaikan acara yang terbagi menjadi dua, yakni virtual dan luring (offline).
Untuk race luring, nantinya akan dilangsungkan pada 6 September 2026 di Gedung Kemendikdasmen Senayan, Jakarta. Ada dua kategori race yang bisa diikuti, yakni jarak 5K dan 10K dan registrasi dibuka pada 1 April hingga 24 Mei 2026.
Untuk jarak 5K, harga keikutsertaannya ialah Rp199 ribu bagi ASN dan Rp249 ribu untuk non-ASN. Sementara itu, untuk 10K, harganya ialah Rp299 ribu untuk ASN dan Rp349 ribu untuk Non-ASN.
Baca Juga:
Bruno Paraiba Masih Dalam Kondisi Tidak Fit Membela Persebaya
Serpong City Turunkan 8 Pemain Akademi, Fokus Bangun Masa Depan di Liga 4
“Target pesertanya ada 2.000 peserta. Jadi kami sesuaikan dengan venue, target pesertanya 2.000 untuk yang offline. Yang untuk virtual, 20.000 peserta seluruh Indonesia,” ucap Shendy Maria Ariel selaku Ketua Pelaksana ASN Run 2026.
“Rutenya pasti juga rute yang baru begitu ya, ada rute 5K-nya. Kemudian pelibatan teman-teman komunitas nanti yang akan kami libatkan menjadi pengisi acara, kemudian pacer, dan lain-lain,” lanjutnya.
Race Virtual 81K
Sementara itu, untuk race virtual, biayanya gratis, dengan catatan ada bayaran tambahan apabila ingin mendapatkan jersey dan bonus medali finisher. Registrasi dibuka mulai 1 Mei hingga 30 Juni 2026.
Kompetisi secara virtual nantinya akan mengharuskan peserta untuk menyelesaikan lari sepanjang 81KM, sesuai dengan usia RI pada tahun ini. Kategori virtual ini dikhususkan untuk ASN (PNS dan PPPK) serta Non ASN (honorer, PJLP, dan lain-lain yang bekerja di instansi pemerintahan.
Kompetisi ini dilakukan secara beregu campuran yang terdiri dari lima peserta dengan minimal satu peserta wanita. Berbeda dengan yang luring, kompetisi virtual akan diselenggarakan pada 1 Juli hingga 17 Agustus 2026 dengan cut off time 48 hari.
“Nah, yang berbeda dari tahun lalu, untuk tahun ini kami tidak membatasi jam aktivitas. Karena tahun lalu kan kita batasi di luar jam kerja ya. Karena untuk tahun ini akan ada wacana WFH dan sebagainya, (untuk itu) jadi kami tidak batasi,” jelas Septia Yudhi Nugraha selaku Race Director Virtual ASN 2026.
“Tapi tetap kami sarankan untuk mengutamakan tugas dan fungsi sebagai ASN. Itu untuk itu perbedaannya seperti itu,” tutupnya.
Penulis: Gazza Roosaryatama