BolaSkor.com - Barcelona mengusung misi balas dendam pada leg kedua semifinal Copa del Rey 2025/2026 melawan Atletico Madrid. Menilik ke masa lalu, Barca pernah melakukan remontada dengan kondisi serupa.
Barcelona di luar dugaan kalah telak ketika bertamu ke markas Atletico Madrid, di Civitas Metropolitano, Jumat (13/2).
Barcelona kebobolan empat gol pada babak pertama dan gagal membalasnya pada 45 menit kedua.
Baca Juga:
Hasil Semifinal Copa del Rey: Bantai Barcelona 4-0, Satu Kaki Atletico Madrid di Final
Rumor Julian Alvarez ke Barcelona Kian Memanas
Prediksi dan Statistik Atletico Madrid vs Barcelona: Mencari Modal Positif untuk Leg Kedua
Bahkan, Barcelona harus tampil dengan 10 pemain di pengujung pertandingan karena Eric Garcia mendapatkan kartu merah.
Kekalahan telak 4-0 itu membuat langkah Barcelona pada leg kedua sangat berat. Menurut rencana, pertandingan itu akan berlangsung pada 4 Maret 2026.
Barcelona Memang Bermain Buruk
Berbicara setelah pertandingan, Hansi Flick tidak menampik Barcelona bermain buruk, khususnya pada babak pertama.
"Kami tidak bermain bagus pada babak pertama. Kami tidak bermain sebagai tim," jelas Hansi Flick menurut laporan Marca.
"Jarak antara mereka dan kami sangat besar. Kami tidak melakukan pressing dan 45 menit pertama adalah pelajaran berharga."
Menolak Kibarkan Bendera Putih

Atletico Madrid vs Barcelona (X/Atleti)
Terkait peluang Barcelona membalikkan keadaan, Hansi Flick menegaskan akan tetap berjuang. Ia melihat masih ada harapan bagi Barca untuk lolos di Camp Nou.
"Akhir pertandingan lebih baik. Kami masih punya dua babak lagi dan akan berjuang," kata Flick.
"Jika menang 2-0 pada setiap babak, kami punya peluang. Kami akan membutuhkan dukungan suporter di kandang," papar sang pelatih.
"Kekalahan juga bagian dari permainan. Itu kekalahan yang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan tim," lanjut eks pelatih Bayern Munchen itu.
"Kami harus belajar dari kesalahan ini. Mereka lebih bersemangat untuk mencetak gol. Itulah yang ingin saya tiru," katanya.
Pengalaman Barcelona Ukir Remontada Luar Biasa
Ini bukan pertama kalinya Barcelona tertinggal 4-0 pada leg pertama dalam sebuah babak gugur.
Barcelona pernah merasakan hal serupa ketika menghadapi Paris Saint-Germain pada babak 16 besar Liga Champions 2016-2017.
Ketika itu, Barcelona pulang dari Paris dengan kekalahan telak empat gol tanpa balas.
Hebatnya, Barca yang masih diperkuat Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez bangkit dan membungkam PSG pada kesempatan kedua.
Gol Sergi Roberto pada menit ke-90+5 membawa Barcelona menutup pertandingan dengan skor 6-1. Dengan demikian, Barcelona unggul agregat 6-5.
Namun, langkah Barcelona terhenti pada babak selanjutnya setelah disingkirkan Juventus dengan agregat 3-0.