Genoa yang tertekan di babak pertama mampu menaikan tempo permainannya di babak kedua. Anak asuh Gian Piero Gasperini mampu keluar dari tekanan yang diberikan Roma, meskipun kalah dalam hal penguasaan bola. Di babak kedua, permainan tak banyak berubah seperti babak pertama. Kedua tim hanya sering bermain di lini tengah dan hanya sesekali saling menyerang. Roma yang banyak menurunkan pemain lapis dua, kesulitan menembus solidnya permainan Genoa. Genoa mampu mencetak gol di menit 83 lewat pemain pengganti Ioannis Fetfatzidis. Fetfatzidis yang baru masuk menggantikan Giuseppe Sculli di menit 69 mencetak gol tunggal kemenangan Genoa. Penyerang asal Yunani tersbeut mampu menaklukan Lukasz Skorupski lewat sepakan keras mendatar dari dalam kotak penalti. Dua menit setelah gol Fetfatzidis, Genoa hampir saja menambah keunggulannya. Memanfaatkan umpan Ricardo Centurion, Moussa Konate mampu melepaskan sepakan keras ke arah gawang. Sayang sepakannya berhasil dihalau Skorupski. Menjelang pertandingan usai, Ricardo Centurion juga mampu menciptakan dua peluang berbahaya, namun kedua peluangnya masih belum bisa menambah keunggulan tuan rumah. Hingga pertandingan usai, kemenangan tetap milik Genoa. Genoa menutup musim di peringkat 14 klasemen akhir dengan raihan 44 poin. Sedangkan untuk Roma, meskipun kalah pasukan Rudi Garcia tetap bercokol di posisi runner-up dengan poin akhir 85. Susunan Pemain: Genoa (3-4-3): 1. Mattia Perin (Gk): 4. Sebastien De Maio, 90. Daniele Portanova, 8. Nicolas Burdisso; 20. Sime Vrsaljko, 69. Stefano Sturaro, 79. Cabral, 15. Giovanni Marchese; 26. Ricardo Centurion (Marco Motta'89), 16. Emanuele Calaio (Moussa Konate'79), 10. Giuseppe Sculli (Ioannis Fetfatzidis'69). Pelatih: Gian Piero Gasperini (Italia) AS Roma (4-3-3): 28. Lukasz Skorupski (Gk); 33. Tin Jedvaj, 17. Mehdi Benatia, 5. Leandro Castan, 20. Michel Bastos; 24. Alessandro Florenzi, 11. Rodrigo Taddei, 44. Radja Nainggolan; 8. Adem Ljajic (Fransesco Totti'73), 22. Mattia Destro (Dodo'78), 94. Federico Ricci (Luca Mazzitelli'59). Pelatih: Rudi Garcia (Prancis)
AS Roma Tutup Musim Dengan Kekalahan
BolaSkor - Minggu, 18 Mei 2014
- #Lukasz Skorupski
- #Giuseppe Sculli
- #Gian Piero Gasperini
- #Ioannis Fetfatzidis
- #Pekan Terakhir Serie A
- #Rudi Garcia
- #Genoa Vs AS Roma 1-0
- #Stadion Luigi Ferraris
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 02 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Kroasia vs Belgia: Duel Dua Tim Kuda Hitam Piala Dunia 2026
Sabtu, 25 April 2026
Gara-gara Bertikai dengan Gasperini, Ranieri Resmi Tinggalkan AS Roma
Sabtu, 04 April 2026
5 Calon Pelatih Timnas Italia Usai Pengunduran Diri Gennaro Gattuso
Senin, 10 November 2025
AS Roma Pantas Bermimpi Raih Scudetto Musim Ini
Sabtu, 18 Oktober 2025
Jadwal Live Streaming Serie A AS Roma vs Inter, Minggu 19 Oktober 2025
Rabu, 24 September 2025
Nice vs AS Roma: Gasperini Tuntut Giallorossi Lebih Tajam
Senin, 15 September 2025
AS Roma Telan Kekalahan Pertama, Gasperini Cemaskan Kondisi Dybala
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026