Bermain di Goodison Park, Sabtu (23/8) malam WIB, kedua tim langsung memeragakan permainan menyerang. Everton yang menerapkan formasi 4-2-3-1 mengandalkan Kevin Mirallas, Steven Naismith dan Steven Pienaar dalam membangun serangan. Sedangkan Arsenal, bertumpu pada Mesut Oezil dan Aaron Ramsey yang menghuni pos di lini tengah. Di menit ke-11, Alex Oxlade-Chamberlain memiliki kans untuk membawa The Gunners memimpin lebih dulu. Akan tetapi, sepakan keras Chamberlain yang memanfaatkan kesalahan pemain belakang Everton masih belum menemui sasaran. Masuk menit ke-19 justru tim tuan rumah yang berhasil memimpin lebih dulu. Sundulan Seamus Coleman usai menerima umpan dari Gareth Barry gagal dihalau oleh kiper Wojciech Szczesny. Tertinggal satu gol, skuat Meriam London makin gencar membangun serangan. Tapi, beberapa peluang yang diperoleh Chamberlain tak mampu mengantarkan Arsenal menyamakan kedudukan. The Toffees sendiri tampil lebih efektif. Meski lebih sering ditekan, namun pasukan Roberto Martinez tersebut mampu mengancam lewat serangan balik. Sepakan keras Kevin Mirallas di menit ke-35 dan 36 nyaris mengoyak gawang Arsenal. Satu menit jelang turun minum, Everton mampu menggandakan keunggulan. Lewat serangan balik, Romelu Lukaku langsung memberikan umpan terobosan kepada Steven Naismith. Lolos dari jebakan offside, Naismith mampu menjaringkan bola ke dalam gawang dengan sepakan kaki kanan. Hingga jeda, tidak ada lagi gol yang tercipta. Susunan Pemain Kedua Tim: Everton (4-2-3-1): Tim Howard; Leighton Baines, Phil Jagielka, Sylvain Distin, Seamus Coleman; Gareth Barry, James McCarthy; Kevin Mirallas, Steven Naismith, Steven Pienaar (Leon Osman 16'); Romelu Lukaku. Arsenal (4-1-4-1): Wojciech Szczesny; Mathieu Debuchy, Per Mertesacker, Calum Chambers, Nacho Monreal; Mathieu Flamini; Jack Wilshere, Mesut Oezil, Alex Oxlade-Chamberlain, Aaron Ramsey; Alexis Sanchez. JANGAN LEWATKAN:
Arsenal Tak Berdaya Hadapi Everton Babak I
BolaSkor - Sabtu, 23 Agustus 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Kenangan Diogo Jota Jadi Sumber Motivasi Portugal di Piala Dunia 2026
Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Minggu, 31 Mei 2026
Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Akui Arsenal Belum Selevel dengan PSG
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026