Arsenal mengikuti jejak duo Manchester dan Chelsea yang gagal meraih hasil maksimal pada pekan ke-15 Liga Inggris. Menjamu Everton di markas kebanggaannya, Emirates Stadium, pasukan The Gunners hanya mampu bermain imbang 1-1. Pertandingan secara keseluruhan berlangsung alot. Meski bertindak sebagai tim tamu, Everton memegang kendali permainan dengan memiliki 56 persen penguasaan bola. Arsenal unggul lebih dulu melalui tembakan keras Mesut Oezil di menit ke-80. Namun, The Toffees mampu membalasnya melaui Gerard Deulofeu empat menit berselang. "Secara keseluruhan, kami harus memberi ucapan selamat kepada Everton karena mereka bermain baik dan memulai laga dengan baik. Penjag gawang Tim Howard juga melakukan tiga penyelamatan gemilang. Kami sedikit menyesal karena gagal menjaga gawang tetap perawan. Kami lengah di sisi sayap," tutur Wenger seperti dilansir BBC. "Tim ini memiliki sikap dan respon fantastis. Mereka memberikan segalanya di lapangan. Kami tahu bahwa tim kami berkualitas dan setidaknya kami berhasil membawa pulang satu poin," pelatih berjuluk The Professor itu menambahkan. Berkaca dari pertandingan tadi, Wenger menemukan beberapa kelemahan di sebagian sektor. Menanggapi hal itu, mantan juru racik Nagoya Grampus itu berjanji segera melakukan pembenahan untuk menutupi kelemahan tersebut. "Masih banyak ruang bagi kami untuk berkembang. Meraih tiga angka memang menyenangkan. Tapi, sikap dan kualitas pemain di lapangan sangat bagus. Pertandingan sangat berkualitas dan kedua tim sama-sama bermain menyerang. Ini adalah pertandingan yang menyenangkan," ia memungkasi. Tambahan satu angka ini tak merubah posisi Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris berbekal tabungan 35 angka. Namun, The Gunners kini hanya berjarak lima angka dari Liverpool dan Chelsea, yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Arsenal Hanya Imbang, Wenger Malah Bersyukur
BolaSkor - Minggu, 08 Desember 2013
- #Mesut Oezil
- #Emirates Stadium
- #Deulofeu
- #Premier League
- #Everton
- #Olivier Giroud
- #Liga Inggris
- #Arsene Wenger
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 24 Juni 2026
Marco Palestra Hempaskan Inter Milan demi Chelsea, Pilih Gaji Tinggi daripada Tampil di Liga Champions
Senin, 22 Juni 2026
Berkunjung ke Jakarta, Aston Villa Akan Tantang Indonesia All Stars pada Awal Agustus
Selasa, 16 Juni 2026
Bersinar dengan Belanda di Piala Dunia 2026, Summerville Ditaksir Manchester United
Sabtu, 13 Juni 2026
Premier League Ubah Hukuman Tarik Rambut Mulai Musim 2026-27
Jumat, 12 Juni 2026
Menyerah Kejar Elliot Anderson, Manchester United Siap Ajukan Penawaran Resmi untuk Mateus Fernandes
Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Minggu, 07 Juni 2026
Khaldoon Al Mubarak Siap Buka Suara soal Kasus Keuangan Manchester City
Sabtu, 06 Juni 2026
Tinggalkan AC Milan, Rafael Leao Beri Kode Destinasi Barunya
Jumat, 05 Juni 2026
Jika Joshua Zirkzee Pergi, Manchester United Bidik Top Skorer Kedua Premier League 2025/2026
Jumat, 05 Juni 2026
Alasan Andoni Iraola Terima Tawaran Melatih Liverpool
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026