Real Madrid sukses mengatasi perlawanan wakil Jerman lainnya Borussia Dortmund di babak perempat final dengan agregat 3-2. Bagi Los Merengues, laga ini merupakan laga yang sarat dengan aroma dendam. Bayern terakhir kali menyingkirkan Real Madrid lewat drama adu penalti di musim 2011/2012. Kala itu kedua tim saling mengalahkan dalam dua pertemuan dan berakhir dengan skor aggregat 3-3. Kedua tim sudah bertemu sebanyak 14 kali di ajang Liga Champios, Bayern Muenchen masih memiliki rekor menang lebih banyak daripada Madrid. Die Bavarians sukses mengantongi delapan kemenangan, sekali bermain imbang dan menelan lima kali kekalahan. Kemenangan terbesar Bayern atas Real Madrid terjadi pada musim 1999/2000 dengan skor 4-1 di Santiago Bernabeu. Sementara kemenangan terbesar Real Madrid atas Bayern berlangsung pada musim 2001/2002 dengan skor 2-0 yang juga terjadi di Santiago Bernabeu. Di musim ini kedua tim sama-sama memiliki materi pemain yang rata-rata sejajar dalam kualitas, begitu juga dengan permainan. Di tangan Carlo Ancelotti, Madrid menjelma menjadi tim yang menakutkan, trio penyerang Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Karim Benzema sudah mencetak 23 gol di ajang Liga Champions musim ini. Meski memiliki materi pemain top dunia, bukan hal mudah bagi Madrid untuk menyingkirkan Bayern. Namun Ancelotti mengatakan jika Madrid siap untuk bertarung dengan tim manapun demi merebut gelar Liga Champions kesepuluh kalinya. "Jika kami ingin meraih gelar juara Liga Champions, kami harus mengalahkan siapa saja termasuk Bayern Muenchen. Ini akan tidak mudah bagi Madrid, tapi tentunya tak akan mudah pula untuk mengalahkan kami," ujar Ancelotti, dikutip UEFA.
Ancelotti: Madrid Akan Kalahkan Siapa Saja Untuk Juara, Termasuk Bayern
BolaSkor - Jumat, 11 April 2014
- #Carlo Ancelotti
- #Pelatih Real Madrid
- #Santiago Bernabeu
- #Real Madrid Vs Bayernn Muenchen
- #Babak Semifinal Liga Champions
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 23 Juli 2026
Cari Pelatih Baru Timnas Italia, Paolo Maldini Klaim Hubungi Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti
Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Minggu, 05 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Norwegia: Adu Tajam Vinicius Junior dengan Erling Haaland
Senin, 29 Juni 2026
32 Besar Piala Dunia 2026: Diunggulkan Menang, Brasil Pantang Remehkan Jepang
Senin, 29 Juni 2026
Brasil vs Jepang: Ancelotti Berharap Neymar Bisa Bermain Lebih Lama
Minggu, 28 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Brasil vs Jepang: Ambisi Samurai Biru Jegal Vinicius Junior Cs
Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Senin, 22 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Cedera Hamstring, Raphinha Masih Dipertahankan Brasil
Sabtu, 20 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Ancelotti Pastikan Neymar Comeback Lawan Skotlandia
Jumat, 19 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Kembali Tanpa Neymar Lawan Haiti
PILIHAN EDITOR
Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Sabtu, 08 Agustus 2026
Bukan Sekadar Angka, Kisah Haru di Balik Nomor 39 Bruno Guimaraes
Kamis, 06 Agustus 2026
7 Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan AC Milan
Kamis, 06 Agustus 2026
Profil Matthias Jaissle, Pelatih Baru Newcastle United Didikan 'Profesor' Ralf Rangnick
Rabu, 05 Agustus 2026
Siapakah Ibrahim Mbaye? Bintang Muda PSG yang Jadi Target Liverpool untuk Gantikan Mohamed Salah
Selasa, 04 Agustus 2026
7 Wonderkid Premier League 2026-2027 yang Siap Bersinar, dari Max Dowman hingga Shea Lacey
Selasa, 04 Agustus 2026
Premier League 2026-2027 Cetak Rekor Baru, Sembilan Klub Sambut Musim dengan Pelatih Anyar
Selasa, 04 Agustus 2026
Alasan Mengapa Kebijakan Transfer Chelsea Berubah setelah Rekrut Welbeck dan Henderson
Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Minggu, 02 Agustus 2026