"Jika saya mencapai kesepakatan perihal kontrak baru, bagus. Jika tidak, saya akan tetap bertahan. Karena jika saya pergi sekarang, maka itu akan menjadi hal yang memalukan bagi saya. Piala Dunia adalah suatu hal yang sangat penting." ujar Prandelli kepada Rai Sport, seperti dilansir oleh Football Italia. Kontrak Prandelli sebagai pelatih Tim Nasional Italia memang akan habis pada bulan Juli mendatang, tepat usai Piala Dunia Brasil 2014. Dan hingga sekarang, mantan pelatih Fiorentina belum mencapai kesepakatan dengan FIGC, federasi sepakbola Italia, perihal kepastian masa depan Prandelli usai Piala Dunia Brasil 2014, meski Prandelli sudah menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi arsitek Azzurri. Mengenai pertandingan uji coba melawan Spanyol itu sendiri, Prandelli menyoroti kualitas fisik para pemainnya, yang menurut Prandelli, kurang begitu kuat untuk meladeni permainan cepat Spanyol dengan tempo tinggi yang sangat menguras fisik dan stamina para pemain Azzurri. "Sekarang ini, kondisi fisik dan stamina pemain-pemain kami sangat memalukan jika dibandingkan dengan para pemain Spanyol. Kami harus bekerja keras untuk bisa bermain dalam tempo tinggi yang membutuhkan intensitas tinggi dalam berlari." tuntas Prandelli. Gli Azzurri memang dalam performa yang menimbulkan tanda tanya bagi publik sepakbola. Maklum, lima pertandingan terakhir mereka, baik dalam kualifikasi PIala Dunia Basil 2014 Zona Eropa maupun uji coba Internasional, Italia tidak pernah mencatatkan sekalipun kemenangan dengan empat kali seri dan satu kali kalah. Ini tetntu bukan modal bagus untuk menghadapi Piala Dunia Brasil 2014, dimana Italia tergabung di grup D yang bisa disebut sebagai grup neraka, bersama Inggris, Uruguay, dan Kosta Rika. Irlandia akan menjadi lawan berikut Italia dalam uji coba Internasional, yang akan berlangsung pada hari Sabtu (31/5) mendatang, dan Luksemburg pada hari Rabu (4/6) sebelum bertolak ke Brasil.
Ada Isu Akan Hengkang Sebelum Piala Dunia, Ini Dia Komentar Prandelli
BolaSkor - Jumat, 07 Maret 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Spanyol vs Irak: Menguji Kesiapan La Roja Jelang Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Nomor Punggung 10 Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026 Milik Dani Olmo, Ini Penjelasannya
Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Kamis, 28 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Senin, 25 Mei 2026
Skuad Resmi Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Pertama Kali dalam Sejarah, Tidak Ada Pemain Real Madrid
Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Minggu, 17 Mei 2026
Terima Tawaran Melatih Chelsea, Xabi Alonso Dikontrak Empat Tahun
Sabtu, 16 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1930-1934: Cerita Awal Perjalanan di Uruguay yang Berlanjut ke Italia
Kamis, 14 Mei 2026
Punya Segalanya, Timnas Spanyol Diprediksi Juara Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Sabtu, 06 Juni 2026
6 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026
Sabtu, 06 Juni 2026
Kisah Kakak Beradik Dua Negara, Guela dan Desire Doue Menempuh Jalan Berbeda Menuju Piala Dunia
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026