BolaSkor.com - AC Milan bergelut pada pencarian penyerang pada bursa transfer musim dingin 2026 yang belum lama ini berakhir.
Santiago Gimenez cedera dan harus dioperasi, Christopher Nkunku tak konsisten bermain, dan Niclas Fullkrug datang dengan status pinjaman dari West Ham United.
Kesulitan Milan pada sosok penyerang tidak lagi menjadi hal baru, mengingat sejak 2017 Milan mengeluarkan 169 juta euro untuk mencari penyerang.
Baca Juga:
Tiga Raksasa Premier League Bidik Penyerang Andalan AC Milan
Max Allegri Masih Mencari Gelandang Kanan yang Tepat untuk Sempurnakan Lini Tengah AC Milan
Nama-nama seperti Nikola Kalinic, Andre Silva, Krzysztof Piatek, Olivier Giroud, hingga Santiago Gimenez direkrut.
Akan tapi tidak ada yang bermain sebaik Zlatan Ibrahimovic, saat ia mencetak 28 gol pada musim 2011/2012, menjadikannya satu-satunya penyerang Milan dengan 20 gol atau lebih di Serie A.
14 tahun berlalu, tujuh penyerang di bawah ini gagal menyamai catatan Zlatan Ibrahimovic tersebut. Siapa saja?
1. Carlos Bacca
Satu-satunya penyerang yang hampir menyamai catatan Ibrahimovic atau mencetak 20 gol di Serie A dalam semusim.
Dua musim beruntun Carlos Bacca mendulang gol untuk Milan dari 2015/2016 (18 gol) dan 2016/2017 (16 gol).
Milan mengaktifkan klausul pembelian 30 juta euro Bacca dari Sevilla pada 2015 dan sisanya menjadi cerita.
Bacca dikenal sebagai penyerang yang agresif, tidak takut berduel fisik, dan memenangi titel Piala Super Italia di Milan pada 2016.
2. Olivier Giroud
Olivier Giroud (Getty Images)
Membela Milan pada medio 2021-2024 setelah sembilan tahun di Inggris bersama Arsenal dan Chelsea.
Dinilai telah habis, Olivier Giroud membuktikan ia masih target man kuat untuk Milan dan menorehkan 11 gol pada 2021/2022, lalu 15 gol pada 2023/2024.
Pada usia 39 tahun, Giroud masih aktif bermain di Lille dan satu tim dengan pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
3. Mario Balotelli

Mario Balotelli (Getty Images)
Kini bermain untuk Al-Ittifaq pada usia 35 tahun, Mario Balotelli di masa lalu banyak memperkuat klub Eropa.
Milan dibelanya selama dua periode (2013-2014 dan 2015-2016) dan musim terbaik ada di periode pertama, kala ia mencetak 14 gol. Balotelli lebih sukses bermain di Inter Milan ketimbang Milan.
4. Stephan El-Shaarawy
Penyerang sayap yang dapat berperan sebagai penyerang kedua atau tengah, bermain untuk Milan pada 2011-2016 dan sempat dipinjamkan ke AS Monaco dan AS Roma.
Kini ia memperkuat Roma pada usia 33 tahun setelah bermain dari 2021 di periode kedua membela klub.
Musim terbaik El-Shaarawy di Milan terjadi kala ia menorehkan 16 gol pada musim 2012/2013.
5. Patrick Cutrone
Suporter sempat berharap banyak dari Patrick Cutrone yang diyakini dapat menjadi ujung tombak andalan Milan, mengingat ia produk akademi klub.
Milan sudah bersabar dengannya dari 2017 hingga 2019 sebelum akhirnya dijual ke Wolverhampton Wanderers. Kini, Cutrone (28 tahun) dipinjamkan Como ke Monza.
Pada musim 2017/2018 dengan Milan, Cutrone menorehkan 10 gol.
6. Krzysztof Piatek
Tampil bagus dengan Genoa dan AC Milan datang merekrutnya pada Januari 2019 senilai 35 juta euro. Dalam waktu singkat, Piatek dapat mencetak sembilan gol di Serie A.
Tapi, kariernya berjalan singkat dengan Milan yang menjualnya di musim panas 2020 ke Hertha Berlin. Saat ini pemain berusia 30 tahun membela Al-Duhail, klub dari Qatar.
7. Jeremy Menez
Penyerang sayap yang juga menjadi andalan Milan kala memperkuat tim selama dua tahun (2014-2016).
Jeremy Menez pemain yang elegan, memiliki kualitas teknik kala mendribel bola, dan ia pernah menjalani musim terbaik di Milan dengan 16 gol pada musim 2014/2015. Menez pensiun pada 2024 setelah membela Bari.