Meski sudah bermain dengan sepuluh orang pemain setelah kapten tim Konstantinos diusir wasit di babak pertama, Yunani tetap berani memainkan permainan menyerang. Pasukan Fernando Santos malah mampu membuka peluang lebih dulu lewat sepakan Georgios Samaras menit 46. Sayang sepakan jarak jauh penyerang Celtic FC tersebut masih jauh dari sasaran. Pelatih Jepang Alberto Zaccheroni memasukan Shinji Kagawa menggantikan Yuya Osako di menit 57. Zaccheroni memasukan gelandang Manchester United untuk menambah daya gemput The Blue Samurai. Meski begitu, tetap tak mudah bagi Jepang untuk menembus rapatnya pertahanan Yunani. Yunani bahkan hampir saja mencuri gol lewat tandukan Theofanis Gekas di menit 60. Gekas berhasil menyambut umpan silang Giorgos Karagounis lewat tandukannya, sayang bola masih bisa diantisipasi oleh Eiji Kawashima. Serangan Yunani belum berakhir, sesaat kemudian giliran Panagiotis Kone yang melepaskan tembakan, namun sepakannya masih belum menemui sasaran. Jepang yang unggul jumlah pemain tetap kesulitan menembus rapatnya lini belakang Yunani. Baru menit 67 Jepang baru bisa menciptakan peluang lewat tandukan Shinji Okazaki, namun masih bisa digagalkan pemain belakang Yunani. Semenit kemudian Yoshito Okubo malah membuang peluang, Okubo yang sudah berdiri dekat gawang tak mampu memaksimalkan impan silang Atsuto Uchida, sepakannya malah melenceng di sisi kanan gawang. Selain solidnya lini belakang, Yunani juga memiliki kiper Orestis Karnezis yang tampil cukup baik dalam laga ini. Karnezis berhasil mementahkan beberapa peluang yang dimiliki Jepang, termasuk tembakan keras Yoshito Okubo menit 78. Instruksi pelatih Fernando Santos untuk menumpuk pemain di lini belakang, membuat kerepotan Jepang untuk menembus pertahanan Yunani. Hingga memasuki menit 80, sejumlah serangan Jepang seringkali kandas akibat banyaknya pemain yang berada di dalam kotak penalti Yunani. Jose Holebas bahkan sempat mengancam gawang Eiji Kawashima di menit 87, beruntung bagi Jepang tembakan keras Holebas masih bisa di blok Kawashima. Sesaat kemudian Jepang kembali memperoleh peluang lewat tendangan bebas Yasuhito Endo, namun Orestis Karnezis kembali mampu mematahkan peluang tersebut. Skor imbang tanpa gol tetap bertahan hingga wasit meniup peluit akhir pertandingan. Hasil ini belum merubah posisi kedua tim di tabel klasemen sementara Grup C. Kedua tim bakal melakoni laga hidup mati pada tanggal 25 Juni mendatang. Jepang harus menang kontra Kolombia jika ingin lolos ke babak 16 besar dan mengharapkan Pantai Gading kalah dari Yunani. Sementara Yunani akan berhadapan dengan Pantai Gading di laga terakhir. Anak asuh Fernando Santos harus bisa menekuk Pantai Gading jika ingin lolos ke babak 16 besar dan berharap Jepang kalah dari Kolombia. Susunan Pemain: Jepang (4-2-3-1): 1. Eiji Kawashima (Gk); 2. Atsuto Uchida, 22. Maya Yoshida, 15. Yasuyuki Konno, 5. Yuto Nagatomo; 17. Makoto Hasebe (C) (Yasuhito Endo'45), 16. Hotaru Yamaguchi; 9. Shinji Okazaki, 4. Keisuke Honda, 13. Yoshito Okubo; 18. Yuya Osako (Shinji Kagawa'57). Pelatih: Alberto Zaccheroni (Italia) Yunani (4-3-3): 1. Orestis Karnezis (Gk); 15. Vasilis Torosidis, 4. Konstantinos Manolas, 19. Sokratis Papastathopoulos, 20. Jose Holebas; 2. Giannis Manniatis, 21. Konstantinos Katsouranis (C), 8. Panagiotis Kone (Dimitrios Salpingidis'80); 18. Ioannis Fetfatzidis (Giorgos Karagounis'42), 9. Konstantinos Mitroglu (Theofanis Gekas'35), 7. Georgios Samaras. Pelatih: Fernando Santos (Portugal)
10 Orang Pemain Yunani Tahan Kecepatan JepangGrup C
BolaSkor - Kamis, 19 Juni 2014
- #Fernando Santos
- #Orestis Karnezis
- #Theofanis Gekas
- #Yoshito Okubo
- #Grup C
- #Natal
- #Eiji Kawashima
- #Panagiotis Kone
- #Keisuke Honda
- #Alberto Zaccheroni
- #Shinji Kagawa
- #Atsuto Uchida
- #Estadio Das Dunas
- #Shinji Okazaki
- #Piala Dunia 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Minggu, 19 April 2026
Nikmati Momen Main di GBK, Keisuke Honda Sampaikan Harapan untuk Timnas Indonesia
Jumat, 26 Desember 2025
Makna Natal bagi Marselino Ferdinan
Kamis, 25 Desember 2025
Mauricio Souza Rela Rayakan Natal Jauh dari Keluarga demi Persija Jakarta
Kamis, 25 Desember 2025
5 Klub yang Berada di Puncak Premier League saat Natal, tetapi Gagal Jadi Juara
Senin, 22 Desember 2025
Tradisi, Kenangan, dan Natal di Mata Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez
Jumat, 12 Desember 2025
Perintah dari Mikel Arteta, Tidak Ada Natal untuk Arsenal
Minggu, 16 November 2025
5 Pemain yang Bersinar dengan Timnas, tapi Melempem di Klub
PILIHAN EDITOR
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026
Profil Diego Moreira, Pemain Baru Rp1 Triliun Milik AC Milan
Senin, 17 Agustus 2026
Profil 3 Klub Promosi Premier League 2026/2027: Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City
Senin, 17 Agustus 2026
10 Fakta Menarik yang Jarang Diketahui dari Bek Baru Inter Milan, Djed Spence: Taekwondo dan Religius
Senin, 17 Agustus 2026