Waketum PSSI Zainudin Amali. (PSSI)
Momentum sakral dimulai dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Waketum PSSI. Potongan pertama diberikan kepada perwakilan legenda, Hadi Ismanto, sebagai simbol penghormatan atas dedikasi mereka terhadap sejarah sepak bola Indonesia.
Wakil Ketua Umum PSSI I, Zainudin Amali, dalam sambutannya menekankan pentingnya menghargai perjuangan para klub pendiri.
Ia mengingatkan bahwa keberadaan PSSI hingga hari ini adalah buah dari kegigihan tokoh-tokoh masa lalu yang berjuang di tengah keterbatasan.
"Perjalanan perjuangan klub pendiri luar biasa, dan dengan hari ini PSSI masih ada. Awal bagaimana PSSI berdiri tentu tidak mudah," ujar Amali.
"Pada saat itu 96 tahun lalu, bagaimana mempersatukan klub-klub daerah, makanya dulu itu nama klub selalu ada kata 'persatuan'."
Sejarah mencatat bahwa kata "Persatuan" yang melekat pada banyak klub legendaris di Indonesia bukan sekadar nama.
Ini merupakan representasi visi untuk menyatukan elemen-elemen bangsa melalui olahraga di era pra-kemerdekaan.