Paris Saint-Germain (uefa.com)
Ketika undian play-off mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan Brest pada 2024/2025, publik sudah dapat melihat siapa pemenang laga tersebut.
Ligue 1 Prancis didominasi PSG dan itu artinya, tim-tim Prancis lainnya kesulitan memutus dominasi Les Parisiens.
Benar saja, PSG menang dengan agregat gol 10-0 dan Brest sama sekali tak mencetak gol. Itu jadi kemenangan agregat gol terbesar kedua dalam sejarah Liga Champions.
PSG menang 7-0 di laga kandang dan 3-0 di laga tandang dengan pencetak gol seperti Bradley Barcola, Khvicha Kvaratskhelia, Desire Doue, dan Goncalo Ramos.
2. Barcelona vs Bayer Leverkusen (2011/2012)
Pertemuan di 16 besar Liga Champions antara Barcelona vs Bayer Leverkusen sangat dikenang fans Blaugrana.
Usai menang 3-1 di leg pertama yang dihelat di Jerman, Barcelona menang 7-1 di Camp Nou dan sang megabintang, Lionel Messi, mencetak lima gol (agregat gol 10-2).
Rekor Messi, mencetak lima gol di satu laga, setelahnya disamai oleh Luiz Adriano (2014) dan Erling Haaland (2023).
3. Manchester City vs Schalke (2018/2019)