Manchester City vs Schalke (Foto: The Independent)

Manchester City arahan Pep Guardiola terlalu tangguh untuk klub Jerman, Schalke. The Citizens mencetak tiga gol tandang di Jerman kala menang 3-2.

Di leg dua yang dihelat di Etihad Stadium, Man City menang 7-0 melalui dua gol Sergio Aguero dan masing-masing gol dari Leroy Sane, Raheem Sterling, Bernardo Silva, Phil Foden, dan Gabriel Jesus (agregat gol 10-2).

Ironis bagi Man City, mereka disingkirkan klub Inggris lainnya, Tottenham Hotspur, di perempat final.

4. Bayern Munchen vs Arsenal (2016/2017)

Bayern Munchen vs Arsenal (Foto: Laman Resmi Bayern Munchen)

Jauh sebelum Arsenal ditangani Mikel Arteta, Arsenal pernah dibantai Bayern Munchen dengan agregat gol mencolok 2-10 di 16 besar.

Di Jerman, Allianz Arena, Arsenal sudah dibantai 1-5. Di Emirates Stadium, kondisinya tak jauh lebih baik dengan kekalahan yang sama, 1-5. Itu masih menjadi salah satu hasil paling menyakitkan yang menyingkirkan Arsenal.

5. Olympique Lyonnais vs Werder Bremen (2004/2005)

Olympique Lyonnais vs Werder Bremen (Foto: Getty Images)

Sebelum PSG menjadi kekuatan besar di Prancis, Olympique Lyonnais salah satu kekuatan yang disegani di Eropa.

Terbukti, pada musim 2004/2005 di fase 16 besar Liga Champions, Lyon membantai Werder Bremen dengan agregat gol 10-2.

Menang 3-0 di leg pertama, Lyon menang 7-2 di leg dua melalui hat-trick gol Sylvain Wiltord, dua gol Michael Essien dan Florent Malouda.