Yamaha Akui Salah, Vinales Tak Pernah Mendapat Motor Terbaik

Maverick Vinales tak pernah terpuaskan oleh Yamaha.
Andhika PutraAndhika Putra - Senin, 12 Juli 2021
Yamaha Akui Salah, Vinales Tak Pernah Mendapat Motor Terbaik
Maverick Vinales (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Yamaha akhirnya buka suara terkait penyebab hengkangnya Maverick Vinales di akhir musim ini. Tim berlambang garpu tala itu mengakui bahwa motornya tidak dapat memuaskan Vinales.

Sebagai pembalap tim Yamaha, sudah sewajarnya Vinales terus meminta timnya untuk menyempurnakan motor yang dikendarai. Apalagi pada MotoGP musim ini, kompetisi yang terjadi semakin ketat.

Hal ini terlihat dari performa Fabio Quartararo yang dapat melampaui Vinales di paruh pertama MotoGP 2021. Padahal pada awal musim, Quartararo sempat keteteran ketika bersaing dengan pembalap berjuluk Top Gun itu.

Tercatat pada seri pembuka yang digelar di Qatar, Vinales mampu unjuk gigi dengan meraih podium pertama. Sebaliknya Quartararo hanya finish di posisi kelima.

Namun, seiring berjalannya waktu, performa yang ditunjukkan Vinales mengalami penurunan drastis. Top Gun tidak lagi dapat mengalahkan Quartararo. Bahkan Vinales juga tidak mampu bersaing dengan rival-rival dari tim lainnya.

Baca Juga:

Ferrari Tutup Kemungkinan Valentino Rossi Balapan di WEC

Sukses Kepung Quartararo, Ducati Belum Puas

Terkait hal ini, Yamaha mengakui bahwa keterpurukan Vinales disebabkan ketidakmampuan tim untuk memberikan motor yang sesuai dengan keinginannya. Akibatnya Vinales tidak merasa nyaman.

“Maverick Vinales dapat meraih kemenangan yang fantastis di Qatar, tetapi ketika kita kembali balapan di Eropa, dia memiliki masalah dengan motornya. Di Portimao, Jerez, dan Le Mans, kita mengalami kesulitan karena tidak dapat memberikannya komponen-komponen yang diinginkannya,” jelas Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli dikutip dari crash.net.

Terkait hal ini, Yamaha sudah melakukan upaya keras untuk menyempurnakan motor Vinales. Namun, hal ini belum juga dapat dilakukan.

“Kami memutuskan untuk mencoba sesuatu yang berbeda dan sejak seri Barcelona, motornya mulai di sempurnakan, tetapi kita mungkin sedikit memindahkan keseimbangan,” kata Meregalli.

“Sekarang kami meningkatkan penyempurnaan meskipun daya cengkeram bagian belakang hilang. Kita juga telah menyelesaikan tuga balapan dengan kepala kru yang berbeda. Saya pikir kita tidaklah begitu jauh,” sambungnya.

Penulis: Bintang Rahmat

Breaking News Motogp MotoGP 2021 Maverick Vinales Yamaha
Ditulis Oleh

Andhika Putra

Posts

8.253

Berita Terkait

Inggris
Darren Fletcher Ungkap Alasan Tinggalkan Sistem Tiga Bek Ruben Amorim
Di bawah Darren Fletcher, Manchester United kembali bermain dengan empat pemain belakang.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Januari 2026
Darren Fletcher Ungkap Alasan Tinggalkan Sistem Tiga Bek Ruben Amorim
Inggris
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Liverpool: Harapan The Reds Sangat Tipis
Superkomputer Opta memprediksi hasil Arsenal vs Liverpool di Premier League Jumat 9 Januari 2026. The Gunners difavoritkan, peluang The Reds sangat kecil
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Liverpool: Harapan The Reds Sangat Tipis
Spanyol
Piala Super Spanyol: Hansi Flick Peringatkan Barcelona Usai Bantai Athletic Bilbao
Barcelona memastikan tiket final Piala Super Spanyol setelah menghancurkan Athletic Bilbao 5-0 pada laga semifinal
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Januari 2026
Piala Super Spanyol: Hansi Flick Peringatkan Barcelona Usai Bantai Athletic Bilbao
Inggris
Gagal Menang Lagi, Pep Guardiola Beberkan Kelemahan Manchester City
Manchester City harus puas dengan hasil imbang 1-1 kontra Brighton & Hove Albion pada laga lanjutan Premier League di Etihad Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Januari 2026
Gagal Menang Lagi, Pep Guardiola Beberkan Kelemahan Manchester City
Ragam
7 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Liverpool
Daftar 7 pemain yang pernah membela Arsenal dan Liverpool, kisah unik lintas rival Premier League, dari Jermaine Pennant hingga Raheem Sterling, lengkap dengan perjalanan karier mereka.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
7 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Liverpool
Inggris
7 Fakta Menarik Duel Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Kryptonite untuk The Gunners
7 fakta menarik duel Arsenal vs Liverpool di Premier League 2025/2026, statistik pertemuan, rekor kandang The Gunners, performa Bukayo Saka, dan dominasi The Reds.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
7 Fakta Menarik Duel Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Kryptonite untuk The Gunners
Italia
Prediksi Hasil AC Milan vs Genoa Versi Superkomputer: Rossoneri Berpeluang Tambah Tiga Poin
Prediksi hasil AC Milan vs Genoa Serie A 2025/2026 versi superkomputer Opta, peluang kemenangan Rossoneri, statistik simulasi, dan misi Milan menekan Inter Milan di klasemen.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
Prediksi Hasil AC Milan vs Genoa Versi Superkomputer: Rossoneri Berpeluang Tambah Tiga Poin
Jadwal
Link Streaming AC Milan vs Genoa, Jumat 9 Januari 2026
Link streaming AC Milan vs Genoa pada lanjutan Serie A Jumat 9 Januari 2026, jadwal siaran langsung, jam kick-off WIB, stadion San Siro, dan misi Rossoneri mengejar Inter Milan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
Link Streaming AC Milan vs Genoa, Jumat 9 Januari 2026
Jadwal
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Jumat 9 Januari 2026
Link streaming Atletico Madrid vs Real Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol Jumat 9 Januari 2026, jadwal siaran, jam kick-off, stadion, dan duel panas derby Madrid.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Jumat 9 Januari 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik AC Milan vs Genoa: Jangan Biarkan Inter Milan Melaju Sendirian
Prediksi AC Milan vs Genoa Serie A 2025/2026, statistik pertandingan, kondisi tim, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor, Milan tidak boleh terpeleset demi menekan Inter Milan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Januari 2026
Prediksi dan Statistik AC Milan vs Genoa: Jangan Biarkan Inter Milan Melaju Sendirian
Bagikan