Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Wawancara Eksklusif David Maulana: Merangkai Mimpi seperti Makoto Hasebe hingga Main di Inggris

David Maulana sangat mengidolakan Makoto Hasebe.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Minggu, 27 September 2020
Wawancara Eksklusif David Maulana: Merangkai Mimpi seperti Makoto Hasebe hingga Main di Inggris
David Maulana. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Indonesia memang tidak pernah kehabisan gelandang hebat. Mulai dari era Ronny Pattinasarany, Fakhri Husaini, Bima Sakti, Ponaryo Astaman, sampai dengan era Evan Dimas yang pernah berhasil membawa Timnas Indonesia U-19 juara di Piala AFF U-19.

Kini Timnas Indonesia kembali memiliki gelandang yang memiliki visi bermain yang sangat baik, dia adalah David Maulana. Pemain asal Medan ini mampu memikat hati Fakhri Husaini yang dulu menjadi pelatih Timnas Indonesia U-16.

Penampilannya bersama tim Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Utara membuat David mampu bermain untuk Timnas Indonesia U-16. Saat itu Fakhri menilai David memiliki tingkat kedewasaan yang tinggi dalam bermain, meskipun umurnya baru 15 tahun.

Baca Juga:

Kalah dari Bosnia Herzegovina, Shin Tae-yong Akui Timnas Indonesia U-19 Masih Banyak PR

Timnas Indonesia U-19 Kalah 0-1 dari Bosnia Herzegovina

Prestasi pun banyak dihasilkan dari anak kelahiran Sei Rotan tersebut. BolaSkor.com pun mendapatkan kesempatan untuk menggali informasi lebih dalam tentang sosok David, berikut wawancaranya:

1. Siapa yang berperan sangat besar dalam karier David?

Selama ini pasti yang sangat mendukung saya adalah kedua orang tua (Ngadiran Prayetno dan Tukini) dan keluarga. Support dan doa mereka sangat berarti bagi saya. Saya selalu bisa bersemangat bermain karena mereka.

2. David kamu menjadi kapten Timnas Indonesia U-19, siapa sosok yang menginspirasi kamu?

Kalau di luar negeri ada Makoto Hasebe. Dia pemain timnas Jepang yang bermain di Eintracht Frankfurt. Dia bukan hanya peduli sama sepak bola saja, tetapi juga kehidupan sosial. Dia selalu membantu bagi yang membutuhkan.

Kalau dalam negeri sosok Fakhri Husaini. Dia lugas dan tegas, serta jiwa kepemimpinannya yang sangat bagus di dalam dan luar lapangan. Saya pernah merasakannya (ketika melatih saya).

Makoto Hasebe. (Zimbio)

3. David paling nyaman sama siapa main di tengah?

Saya nyaman bermain dengan siapa saja baik itu Brylian (Aldama) atau yang lain. Tapi saya seringnya memang diduetkan dengan Bry.

4. Pengalaman apa yang didapat David selama program Garuda Select I dan II?

Banyak pelajaran yang saya dapat ketika mengikuti program Garuda Select itu. Tapi yang paling membekas soal kedisiplinan serta rasa tanggung jawab. Lalu ada peningkatan fisik, pengetahuan gizi atlet, hingga taktikal.

5. Bagaimana sosok Shin Tae-yong di mata David?

Sosok yang sangat disiplin dalam melatih dan beliau mengajarkan kepada kita untuk harus selalu kerja keras secara maksimal.

Shin Tae-yong. (PSSI)

6. Ada kesulitan dalam adaptasi dengan Shin Tae-yong?

Sepertinya hampir tidak ada. Semua dilakukan dengan penuh rasa kerja keras dan tanggung jawab.

7. David main sering dengan formasi 4-3-3, saat ini seringnya memainkan formasi 4-4-2, ada perbedaan?

Jelas ada perbedaan, kalau 4-4-2 kita memainkan fisik yang kuat dengan direct football dan high pressing. Namun kita harus cepat adaptasi dengan kemauan pelatih.

8. Momen paling berkesan David?

Momen paling berkesan ya tentu saja juara Piala AFF U-16 2018 bersama Timnas Indonesia U-16 di Sidoarjo. Saya rasa momen itu sangat luar biasa, menjadi gelar perdana paling bergengsi bagi saya.

Timnas Indonesia U-16 Juara Piala AFF U-16 (PSSI)

9. Harapannya pada TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia?

Semoga kami bisa berkembang lebih jauh lagi dan bisa memenuhi harapan masyarakat Indonesia. Tentu saja menggampai mimpi meraih hasil terbaik pada gelaran Piala Dunia U-20 2021.

10. David mau main di klub mana saja nanti?

Kalau saya di mana saja yang penting harus menunjukkan permainan yang maksimal. Jika boleh memilih, saya ingin main di Eropa, khususnya Inggris. Saya sudah akrab dengan kultur sepak bola di sana.

David Maulana Timnas Indonesia U-16 Timnas Indonesia U-19 Fakhri husaini Shin Tae-yong Garuda Select Breaking News

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan