Premier League

Viktor Gyokeres dan Pengalaman Buruknya di Sepak Bola Inggris

Berikut adalah profil striker Sporting CP, Viktor Gyokeres, yang menjadi target Manchester United dan punya pengalaman buruk di sepak bola Inggris.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 08 November 2024
Viktor Gyokeres dan Pengalaman Buruknya di Sepak Bola Inggris
Viktor Gyokeres (X/SportingCP)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Striker Sporting CP, Viktor Gyokeres, dikabarkan masuk dalam daftar pemain incaran Manchester United untuk musim panas tahun depan. Namun, Setan Merah perlu waspada karena penyerang 26 tahun itu punya pengalaman buruk di sepak bola Inggris.

Viktor Gyokeres menjadi buah bibir setelah mengemas hat-trick ketika Sporting menggilas Manchester City dengan skor 4-1 di Liga Champions. Meskipun dua di antara tiga golnya lahir dari titik putih, tetapi membobol gawang The Citizens jelas bukan pekerjaan mudah.

Torehan itu membuat catatan Viktor Gyokeres semakin mengilap pada musim ini. Dari 17 pertandingan di berbagai ajang, Gyokeres telah mengemas 23 gol dan 4 assist.

Gyokeres tidak melepas tongkat estafet yang sudah dipegang pada musim kemarin. Selain membawa Sporting juara Liga Portugal, Gyokeres juga punya catatan individu yang mentereng. Penyerang asal Swedia itu menorehkan 43 gol dan 15 assist hanya dalam 50 pertandingan.

Baca Juga:

Manchester United Vs PAOK: Setan Merah Akhiri Puasa Kemenangan Selama Lebih dari Satu Tahun

Hasil Liga Europa: Brace Amad Diallo Bawa Manchester United Tekuk PAOK 2-0

Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Manchester United Vs PAOK

Viktor Gyokeres (X/SportingCP)

"Hal yang bagus dari Gyokeres adalah kemampuannya mencetak gol dengan banyak cara," ujar Peter Kisfaludy yang merupakan direktur akademi mantan klub Gyokeres di Swedia, Brommapojkarna, menurut laporan The Athletic.

"Dia adalah pemain bertahan, tetapi juga bisa bergerak maju dengan bola karena cepat dan kuat. Sudahkah Anda melihat gol yang dicetak melawan Belgia? Itu kelas dunia," timpalnya.

Apa yang ditampilkan Gyokeres dalam dua musim terakhir memang menjanjikan. Gyokeres menjelma menjadi penyerang berbahaya di Portugal.

Dari sisi gaya main, Gyokeres merupakan striker yang gemar mengajak lari pemain bertahan lawan. Selain itu, dia juga ditunjang dengan kemampuan melewati lawan sebelum melepaskan tembakan akurat. Gyokeres adalah predator berdarah dingin di kotak penalti lawan.

Gyokeres juga bisa diandalkan sebagai algojo penalti. Nilai plus lainnya adalah sang striker punya perekik berbahaya.

Viktor Gyokeres (X/FabrizioRomano)

Oleh karena itu, wajar jika Manchester United dikaitkan dengan Gyokeres. Apalagi, pelatih Gyokeres di Sporting, Ruben Amorim, akan menukangi Man United mulai pekan depan.

Gosip Gyokeres bergabung dengan gerbongnya ke Old Trafford sudah sampai di telinga Amorim. Meskipun membantah jika Gyokeres akan mengikuti jejaknya pada bursa transfer Januari 2025, tetapi spekulasi tidak redup. Sebab, pernyataan itu tidak menutup kans untuk Gyokeres bergabung pada awal musim depan.

Apalagi, Manchester United masih belum menemukan solusi di lini serang. Meskipun telah memboyong Joshua Zirkzee dan Rasmus Hojlund, tetapi dua bomber itu belum menunjukkan performa sesuai harapan.

Kendati demikian, bukan berarti andai Gyokeres bergabung sektor gedor Man United akan langsung moncer. Sebab, Gyokeres punya pengalaman tidak menyenangkan di sepak bola Inggris.

Viktor Gyokeres (X/footballontnt)

Pada awal kariernya, Gyokeres menjadikan Inggris sebagai negara tujuan setelah angkat kaki dari Swedia. Ia bergabung dengan Brighton pada musim panas 2018.

Namun, Gyokeres gagal memberikan resultan positif untuk Brighton. Selain itu, menit bermainnya juga terbatas. Gyokeres lebih banyak memiliki kesempatan unjuk gigi di pertandingan turnamen.

Gyokeres tidak pernah mendapatkan kesempatan bermain di Premier League. Tak heran, bersama tim senior Brighton, Gyokeres hanya mencetak sebiji gol dalam delapan laga.

Tidak ingin Gyokeres layu sebelum berkembang, Seagulls menyekolahkan Gyokeres ke sejumlah tim untuk memberikan jam terbang. Namun, hasilnya masih sumbang. Ada beberapa hal berada di bawah ambang.

Setelah kembali dari St. Pauli pada musim panas 2020, Gyokeres dipinjamkan ke Swansea. Harapannya, Gyokeres akan terus beradaptasi dengan sepak bola Inggris.

Akan tetapi, harapan tinggal harapan. Gyokeres hanya 11 kali bermain di Championship dan gagal mendulang gol.

Ketajaman Gyokeres baru visibel ketika angkat kaki ke Coventry pada 2021. Ketika itu, harga Gyokeres hanya 1,2 juta euro. Menariknya, direktur olahraga Man United saat ini, Dan Ashworth, adalah sosok yang merelakan kepergian Gyokeres ke Coventry.

Membela Coventry selama dua setengah musim, Gyokeres menorehkan 43 gol dan 17 assist dalam 116 pertandingan. Setelah itu, ia menuju Sporting dengan mahar 24 juta euro pada pertengahan tahun lalu.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Dengan demikian, rencana pembelian Gyokeres bak pisau bermata dua untuk Manchester United. Sebab, selain kinerja yang menjanjikan, Gyokeres juga bisa menambah rentetan pembelian gagal Man United.

Sebagai perbandingan, Darwin Nunez yang mencetak 26 gol dalam musim terakhirnya di Liga Portugal butuh dua tahun untuk membukukan sekadar 21 gol di Premier League bersama Liverpool.

Meskipun bukan merupakan tolok ukur yang pasti, tetapi apa yang dilakukan Nunez di Liverpool bisa menjadi wanti-wanti.

Apalagi, harga Viktor Gyokeres diyakini tidak akan murah. Sporting sadar betul jika ada harga ada rupa.

Ini merupakan momentum Sportinguistas Leoes meraup banyak uang dari hasil penjualan Gyokeres. Kabarnya, mahar agar Sporting memberikan lampu hijau mencapai 63 juta pounds atau sekitar Rp1,27 triliun.

Sporting kian di atas angin karena peminat Gyokeres bukan hanya Manchester United. Arsenal, Real Madrid, dan Barcelona adalah sejumlah klub yang memonitor Gyokeres.

Pertanyaannya, apakah Manchester United akan tetap memburu Viktor Gyokeres meskipun sang striker punya sejarah buruk di sepak bola Inggris?

Viktor Gyokeres Breaking News Manchester United Sporting CP
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

Experienced Journalist with a work history in the online media industry of more than 7 years.
Posts

18.182

Berita Terkait

Italia
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
Superkomputer Opta memprediksi hasil Como vs AC Milan di Serie A 2025/2026. Peluang menang kedua tim nyaris seimbang, siapa bakal keluar sebagai pemenang?
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
Timnas
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengatakan gairah sepak bola di Indonesia mirip dengan Newcastle.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia
Timnas
Nasib Program Naturalisasi di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Demi membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia, John Herdman membuka peluang menambah pemain naturalisasi baru. Pelatih asal Inggris itu siap berburu pemain terbaik hingga Eropa. Simak rencana besarnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Nasib Program Naturalisasi di Bawah Kepemimpinan John Herdman
Timnas
Dua Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap, Berasal dari Eropa dan CONMEBOL
Bulgaria dan Peru dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Satu tim lainnya yang sudah mengonfirmasi adalah Saint Kitts and Nevis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Januari 2026
Dua Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Mulai Terungkap, Berasal dari Eropa dan CONMEBOL
Timnas
Pastikan Tidak Ada Matahari Kembar di Timnas Indonesia, John Herdman Tegaskan Pegang Kendali Penuh
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan kendali penuh atas pemilihan pemain dan strategi Skuad Garuda. Meski demikian, ia tetap membuka ruang masukan dari banyak pihak. Simak pernyataan lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Pastikan Tidak Ada Matahari Kembar di Timnas Indonesia, John Herdman Tegaskan Pegang Kendali Penuh
Futsal
Falcao Tak Sabar Hadapi Ricardinho di Indonesia, Duel GOAT Futsal Dunia
Legenda futsal dunia Falcao tak sabar menghadapi Ricardinho di Indonesia. Duel dua GOAT futsal akan tersaji di Futsal XSeries 2 Jakarta, 17–18 Januari 2026. Pertarungan langka yang dinanti fans!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Falcao Tak Sabar Hadapi Ricardinho di Indonesia, Duel GOAT Futsal Dunia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Racing Santander vs Barcelona: Pantang Terpeleset seperti Real Madrid
Barcelona menantang Racing Santander di Copa del Rey 2025/2026. Statistik, kondisi tim, head to head, dan prediksi skor lengkap di sini.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Racing Santander vs Barcelona: Pantang Terpeleset seperti Real Madrid
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Jadwal siaran langsung Chelsea vs Arsenal di semifinal Piala Liga Inggris malam ini. Kickoff dini hari WIB, link live streaming resmi, prediksi susunan pemain, dan rekor pertemuan terbaru.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Chelsea vs Arsenal, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Persija Jakarta masih percaya diri untuk bisa menjadi juara Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Januari 2026
Jordi Amat dan Maxwell Souza Jamin Persija Jadi Lebih Kuat Usai Kalah dari Persib
Inggris
Manuel Ugarte Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
Dua legenda Manchester United, Nicky Butt dan Rio Ferdinand, sama-sama mengkritik Manuel Ugarte yang dinilai tak cukup bagus bermain untuk klub.
Arief Hadi - Rabu, 14 Januari 2026
Manuel Ugarte Tak Cukup Bagus untuk Manchester United
Bagikan