Valentino Rossi Menilai Kasus Romano Fenati Diperlakukan Secara Berlebihan
BolaSkor.com - Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, menilai publik terlalu berlebihan dalam menghakimi rider Moto2, Romano Fenati. The Doctor tak membenarkan aksi Fenati, tetapi melontarkan hujatan kepada orang yang bersalah juga tidak dibenarkan.
Fenati melakukan aksi berbahaya dengan memencet tuas rem miliki Stefano Manzi pada balapan Moto2 San Marino. Akibat kejadian tersebut, Fenati mendapat larangan dua kali balapan dari Federasi Balap Motor Internasional (FIM).
Tak hanya itu, Fenati mendapat kecaman dan hujatan dari publik di media sosial. Hal tersebut membuat pihak keluarga Fenati berang dan mengaku siap menempuh jalur hukum.
"Apa yang dilakukan Fenati di lintasan sangat berbahaya dan tidak bisa dimengerti. Namun, apa yang terjadi pada hari setelahnya juga tidak kalah mengerikan," ujar Rossi dikutip dari Tuttomotoriweb, Sabtu (22/9).
"Saya merasa publik terlalu berlebihan dalam menyikapi masalah ini. Mereka terlalu keras tehadap Fenati. Banyak yang seolah tahu tentang motor, tetapi tidak pernah menonton balapan sebelumnya," sambung The Doctor.
Akan tetapi, Rossi tetap menganggap Fenati belum mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya. Peraih gelar juara dunia sembilan kali itu meminta FIM meninjau ulang sanksi untuk Fenati.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi, tetapi larangan turun pada dua balapan tidak cukup," ujar Rossi.
Fenati tak hanya mendapat larangan dua kali balapan dari FIM. Rider asal Italia itu juga dipecat dari tim Marinelli Rivacold Snipers dan kehilangan kontrak dengan MV Agusta untuk musim depan.
Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97