Ungkapan Hati Lautaro Martinez Usai Akhiri Paceklik Gol dengan Hat-trick
BolaSkor.com - Penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, mengungkapkan isi hatinya usai mencetak hat-trick dalam kemenangan 5-0 melawan Salernitana pada laga lanjutan Serie A 2021-2022, di Stadion Giuseppe Meazza, Sabtu (5/3). Sebelumnya, Lautaro kesulitan mendulang gol.
Penampilan Lautaro mendapatkan sorotan usai gagal mencetak gol dalam 10 laga terakhir. Tentunya, performa tersebut dalah rapor merah untuk seorang penyerang.
Namun, Lautaro berhasil bangkit ketika menghadapi Salernitana. Lautaro mendulang tiga gol, sebelum brace Edin Dzeko melengkapi kemenangan 5-0 Il Biscione. Hasil itu membawa Inter ke puncak klasemen sementara.
Baca Juga:
Inter Milan 5-0 Salernitana: Kebangkitan Nerazzurri dan Lautaro Martinez
"Kami kehilangan kemenangan. Kami kehilangan gol. Hari ini kami dapat lima jadi sangat senang," terang Lautaro kepada Sky Sport Italia.
"Pada catatan pribadi, ini adalah periode yang sulit. Sebab, striker hidup untuk mencetak gol."
"Tim membutuhkan gol. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, tetapi terkadang Anda bisa melewatkan peluang termudah dan menembaknya ke sudut atas," jelas Lautaro.
"Saya merayakannya dengan tekad dan kemarahan. Sebab, kami menuju pertandingan penting dan perlu membuktikan banyak hal malam ini. Kami kehilangan beberapa determinasi dan karakter akhir-akhir ini. Salernitana sangat agresif dan kami bermain dengan baik."
"Saya ingin berterima kasih kepada suporter yang berada di sisi kami," tegas striker tim nasional Argentina itu.
Lautaro sulit menemukan alasan di balik penampilannya yang sempat menurun. Hal tersebut membuatnya kepikiran.
"Saya tidak tahu. Ketika di tempat tidur bersama istri, saya banyak berbicara. Sebab, saya sedih karena tidak bisa membantu tim."
"Saya berbicara dengannya, teman-teman, dan keluarga di Argentina. Saya ingin mendedikasikan tiga gol ini untuk putri saya yang baru saja berusia satu tahun."
Berikutnya, Inter akan menghadapi Liverpool pada leg kedua 16 besar Liga Champions. Meskipun kalah 2-0 pada pertemuan pertama, Lautaro ogah mengibarkan bendera putih.
"Simone Inzaghi selalu percara kepada saya. Dia bertarung di pinggir lapangan, selalu di sisi kami. Kami pergi ke Liverpool dengan tekad untuk menampilkan permainan kami dan mencoba melaju di kompetisi."
Johan Kristiandi
18.346
Berita Terkait
Gelar Turnamen Padel, IIMS Ingin Jangkau Pasar Baru
IIMS 2026 Gelar Turnamen Padel, Berhadiah Motor hingga Mobil
Michael Carrick Hapus Aturan Latihan Ketat di Era Erik ten Hag dan Ruben Amorim
Coach Justin Salut Hector Souto Berhasil Angkat Level Timnas Futsal
Sengketa Rio Ngumoha, Pengadilan Putuskan Liverpool Harus Bayar Chelsea Rp64 Miliar
Resmi Berseragam Banten Warriors, Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Kerendahan Hati Hector Souto Usai Bawa Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz
Hasil Coppa Italia: Taklukkan Juventus 3-0, Atalanta Melaju ke Semifinal