Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Unai Emery Beberkan Siasat untuk Menghentikan Chelsea di Final Liga Europa

Eden Hazard, pemain dari Chelsea yang ingin dihentikan Unai Emery.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 28 Mei 2019
Unai Emery Beberkan Siasat untuk Menghentikan Chelsea di Final Liga Europa
Unai Emery (Laman Resmi UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Derby London akan berlangsung di Stadion Olimpic Baku, Azerbaijan, antara Arsenal kontra Chelsea, Kamis (30/5) dini hari WIB dalam laga bertajuk final Liga Europa. Jelang laga tersebut, Unai Emery, manajer Arsenal, beberkan cara agar timnya mampu menghentikan Chelsea.

Cara yang dibeberkan Emery cukup sederhana: matikan Eden Hazard. Menurut manajer asal Spanyol itu, menghentikan Hazard dapat memperbesar kans The Gunners meraih kemenangan atas The Blues asuhan Maurizio Sarri.

Sudah bukan rahasia lagi jika Hazard merupakan nyawa permainan Chelsea. Bintang asal Belgia berusia 28 tahun punya kemampuan menjadi pembeda hasil akhir laga dengan kualitasnya bermain.

Emery bahkan tidak ragu mengatakan Hazard sebagai kuartet pemain terbaik dunia saat ini, mendekati level: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, serta sejajar dengan level bermain Neymar dan Mohamed Salah.

Baca Juga:

Tiket Penerbangan ke Azerbaijan Mahal, Fans Chelsea Lakoni Perjalanan Gila Menuju Baku

Final Liga Europa Terancam Dimainkan di Depan Kursi Kosong Stadion Olympic Baku

Chelsea Dapat Kabar Buruk Jelang Final Liga Europa

Eden Hazard

"Kami tahu betul Chelsea, tim dengan kualitas dan level fisik tinggi. Hazard pemain terbaik saat ini, khususnya di momen-momen menentukan. Inilah yang harus kami hindari," ucap Emery kepada El Mundo.

"Chelsea punya kemampuan menang berkatnya dan kemampuan itu saya hanya melihatnya pada (Lionel) Messi, Cristiano (Ronaldo), Neymar, atau (Mohamed) Salah. Bagi saya, dia kuartet terbaik di dunia," sambungnya.

Chelsea tim yang berkualitas dan komplit. Sarri mementingkan kolektivitas bermain dan Hazard bak buah ceri di atas kue: penyempurna permainan Chelsea.

"(Manchester) City contohnya, memenangi Premier League kedua (beruntun) tapi melakukannya lebih dengan kolektif. Ini (Chelsea) lebih seperti tim yang komplit, seperti Tottenham (Hotspur), meski ada kontribusi dari Harry Kane dan Son (Heung-min)," terang Emery.

Memenangi Liga Europa akan menjadi pencapaian hebat bagi Emery yang sudah meraih tiga titel Liga Europa. Apalagi, Arsenal tidak pernah meraih titel Eropa sejak 1994 dan terakhir meraih titel (titel apapun) pada Piala FA 2017.

Unai Emery ketika memenangi Liga Europa

Emery mengakui sudah menjadi tugasnya untuk mengembalikan Arsenal sebagai tim yang kompetitif merebutkan trofi. Eks pelatih Sevilla dan PSG tidak menjanjikan trofi, namun, ia berjanji timnya akan bertarung untuk merebutkannya.

"Saya tidak menjanjikan titel, saya menjanjikan untuk berkompetisi. Apa yang telah dilakukan (Arsene) Wenger di klub ini sangat besar. Dia memberikan sentuhan kualitas untuk menjadikan laga lebih mengalir dan indah, tapi perlahan dia kehilangan DNA kompetitif," tambah Emery.

"Itulah pesan yang disampaikan kepada saya dan juga alasan (klub) mengontrak saya ketika saya diwawancara Raul Sanllehi (Kepala Rekrutmen Arsenal) dan pemilik klub."

"Potensi ekonomi (Manchester) United, City, atau Liverpool lebih hebat dari kami, tapi melalui sejarah dan struktur, Arsenal ada di antara 10 klub top di Eropa dan kami harus ada di sana lagi," tegasnya.

Breaking News Arsenal Chelsea Liga Europa Final liga europa Unai Emery Eden hazard

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Bagikan