Timnas Indonesia U-19: Fakhri Husaini, Kekompakan, dan Panggung Piala Dunia U-20 2021

Mereka tak mau kendur karena Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Mereka tetap fokus kepada target tim, meski Indonesia jadi tuan rumah.
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Rabu, 06 November 2019
Timnas Indonesia U-19: Fakhri Husaini, Kekompakan, dan Panggung Piala Dunia U-20 2021
Empat Pemain Timnas Indonesia U-19. (BolaSkor.com/Grafis)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Sepak bola memiliki banyak arti mendalam bagi seorang pesepak bola profesional. Dalam teorinya, pesepak bola mengincar kemenangan untuk tim yang dibelanya.

Namun di balik teori kaku itu, terselip cerita menarik tentang arti sepak bola bagi seorang pesepak bola profesional, yakni persahabatan. Persahabatan yang melahirkan kemenangan untuk tim.

Mungkin ini yang terjadi pada empat penggawa Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagas Kaffa, Sutan Diego Zico, Rendy Juliansyah, dan Andre Oktaviansyah. Keempat pemain ini membangun chemistry persahabatan dengan lakonnya masing-masing.

Awalnya, keempat pemain ini tergabung di Timnas Indonesia U-16 tahun 2016 besutan Fakhri Husaini. Mereka mulai memainkan perannya masing-masing untuk menyukseskan Skuat Garuda Muda di beberapa turnamen, selepas banned FIFA untuk sepak bola Indonesia.

Mereka berlatar belakang berbeda saat masuk Timnas Indonesia U-16. Bagas Kaffa dari SSB Putra Harapan Magelang dan Chelsea Indonesia Academy, Sutan Zico dari SSB Citra Pratama Bogor, Rendy dari ASIOP, dan Andre dari SSB Pelita Jaya.

Baca Juga:

Surat Cinta Timnas Indonesia U-19 untuk Ketum PSSI Iwan Bule: Jangan Hilangkan Elite Pro Academy

Fakhri Husaini Coba Pemain Timnas Indonesia U-19 untuk Bisa Bermain di Berbagai Posisi

Fakhri Husaini: Ayah untuk Para Pemain

Fakhri Husaini, Pelatih Timnas Indonesia U-19
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)

Namun, ada sosok yang bisa menyatukan semuanya, yakni pelatih Timnas Indonesia U-16 lalu, Fakhri Husaini. Pelatih yang kini menangani keempatnya di Timnas Indonesia U-19 menjadi jembatan bagi para pemain untuk bisa menjadi dekat dan memiliki kekompakan.

Gelandang Timnas Indonesia U-19, Andre Oktaviansyah, menilai jika tidak ada sosok Fakhri Husaini, mereka tidak akan seperti ini. Meski tegas, sosok ini sudah seperti ayah bagi keempat pemain yang sudah main bersama ini.

“Banyak ilmu yang kami dapat dari beliau, dia kan pemain Timnas, kapten Timnas juga, pasti dia sudah memberikan ilmunya ke kita, saya beryukur bisa dilatih sama dia, karena beliau salah satu pemain yang bagus dan juga punya kepemimpinan di lapangan yang luar biasa,” ujar Andre dalam sesi wawancara eksklusif bersama BolaSkor.com.

“Saya belajar banyak dari coach itu gimana cara menghargai waktu. Karena kan penting banget waktu, apalagi kalau telat gitu, dia pasti bakalan marah banget dan di sini pemain jauh lebih disiplin,” Bagas Kaffa menambahkan.

"Coach Fakhri itu legenda buat saya," timpal Rendy. "Dia tegas tapi baik. Saya pernah dimarahi sama coach gara-gara telat. Dari Jakarta sampai Surabaya, saya tidur sore terus telat makan malam. Marah banget dia sama saya," tambah Sutan Zico.

Baca Juga:

Kupas Atlet Dewi Putri Sungging: Berjuang Hadapi Cedera dan Kembali Bersinar (Video)

Kupas Atlet Anggita Oktaviani (Video)

Sutan Zico sebagai Sosok Jail dan Cerita di Balik Perjuangan ke Piala Dunia U-17

Sutan Zico, Piala Dunia U-17
Sutan Zico. (BolaSkor.com/Grafis)

Bagas menambahkan, kunci mereka bisa kompak dan menyatu seperti keluarga adalah kerjahilan dan bercanda. Terkadang, hal receh tanpa dimasukkan ke hati menjadi resep tambahan kedekatan mereka. Namun, hal itu tentu ada batasnya dan tidak mengganggu konsentrasi.

“Mungkin ini kita bisa mengerti satu sama lain, kalau saya bercanda itu bisa membuat kita semakin kompak. Tidak ada yang baper-baperan, tidak ada yang disempen di hati, ungkapin saja kepada yang lain. Ini yang membuat kita kompak dan chemistry-nya juga sudah ada,” kata Bagas.

“Zico itu biangnya jail di sini, kalau ada kesempatan untuk jail kepada teman yang lain pasti dia lakukan itu. Bahkan sebelum latihan pun dia pernah jail-in pemain lain, tapi pas latihan serius semua,” Rendy menambahkan.

Kekompakan mereka berbuah hasil. Timnas Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF U-16 2018 di Sidoarjo. Mereka pun mendapat tiket putaran final Piala Asia U-16 2018 Malaysia.

Keempat anak ini hampir saja membawa Timnas Indonesia masuk ke Piala Dunia U-17 di Peru 2018 yang lalu. Sayang, pada babak perempat final mereka harus takluk dari Australia 2-3.

Keempatnya bercerita suasana di ruang ganti ketika sempat unggul 1-0 atas Australia. Zico sudah berandai-andai bermain di Piala Dunia dengan lawan yang kuat, tepi seketika mereka harus mengubur mimpinya itu.

“Itu pengalaman yang luar biasa, kita sempat berfikir untuk bisa bermain di Piala Dunia pada saat diruang ganti. Tapi namanya belum rejeki, kami akhirnya harus memupus impian itu. Bahkan terkadang hasil itu masih terus membayangi kami,” tutur Bagas.

Saling Peduli, Garuda Select, Masa Muda, dan PUGB

Breaking News Timnas Indonesia U-19 Fakhri husaini Rendy Juliansyah Sutan Diego Zico Amiruddin Bagas Kaffa Bagas Kaffa Piala dunia u-20 Piala Asia U-19 Kualifikasi piala asia u-19

Berita Terkait

Italia
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Inter Milan kembali memburu Djed Spence dari Tottenham Hotspur untuk menggantikan Denzel Dumfries. Nerazzurri dikabarkan siap mengajukan tawaran.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Liga Indonesia
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Persija Jakarta mengungkap alasan Kwon Chang-hoon absen dari TC di Thailand. Gelandang asal Korea Selatan itu menjalani pemulihan cedera betis.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Hasil akhir
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Hasil Juventus vs Palermo di Optus Stadium, Perth, Selasa (11/8/2026). Kenan Yildiz dan Arkadiusz Milik mencetak gol kemenangan Bianconeri dengan skor 2-0.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Inggris
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Andoni Iraola tidak dibebani target juara di musim debut bersama Liverpool. Simak target Iraola, penilaian Dietmar Hamann, dan kiprah The Reds di Premier League 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Italia
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Juventus tertarik merekrut Joshua Zirkzee dari Manchester United. Simak kabar terbaru transfer Zirkzee, masa depan Jonathan David, dan rencana Juventus.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Liga Indonesia
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Brisbane Roar menggelar tur pramusim di Indonesia dengan menghadapi Dewa United pada 27 Agustus dan Persija Jakarta di JIS pada 29 Agustus.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Inggris
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Masa depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea belum diputuskan. Simak kabar terbaru, rencana Xabi Alonso, dan peluang Mudryk dipinjamkan pada musim 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Liga Indonesia
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Indonesia Women's League kembali bergulir pada 17 Oktober 2026 setelah vakum tujuh tahun. Musim perdana diikuti enam klub dan digelar terpusat.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Jadwal
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Simak cara nonton dan link streaming Arsenal vs Como di YouTube, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. Cek jadwal dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Liga Indonesia
I League Akui Persija Minta Jamu Persib Duluan di Pekan Kedua Super League 2026/2027
Ferry Paulus mengungkap Persija meminta menjamu Persib lebih dulu pada pekan kedua Super League 2026/2027. Laga rencananya digelar di SUGBK.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
I League Akui Persija Minta Jamu Persib Duluan di Pekan Kedua Super League 2026/2027
Bagikan