Thomas Tuchel Bisa Hadirkan Masalah Baru di Chelsea

Tuchel dikenal sering berselisih dengan pejabat klub tempat ia bekerja.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 26 Januari 2021
Thomas Tuchel Bisa Hadirkan Masalah Baru di Chelsea
Thomas Tuchel (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Chelsea dikabarkan akan menunjuk Thomas Tuchel sebagai manajer baru menggantikan Frank Lampard. Namun kedatangan pria berkebangsaan Jerman itu justru dianggap bisa menghadirkan masalah baru di tubuh The Blues.

Chelsea memecat Lampard setelah Kai Havertz dan kawan-kawan tampil buruk dalam sebulan terakhir. Hal itu membuat mereka tercecer dari persaingan memprebutkan trofi Premier League.

Padahal, Premier League merupakan salah satu target utama Chelsea musim 2020-2021. Keseriusan mereka ditunjukkan dengan belanja besar-besaran pada bursa transfer musim panas.

Baca Juga:

10 Fakta Seputar Pemecatan Frank Lampard oleh Chelsea

Tinggal Tunggu Waktu, Thomas Tuchel Akan Jadi Manajer Baru Chelsea

Frank Lampard Punya Kesempatan Mundur Awal Musim

Thomas Tuchel

Chelsea mendatangkan sejumlah bintang anyar seperti Kai Havertz, Timo Werner, Ben Chilwell dan Hakim Ziyech dengan dana lebih dari 200 juta poundsterling. Namun performa mereka masih mengecewakan.

Kondisi itu membuat kemampuan Lampard dalam meracik pemain bintang diragukan. Petinggi Chelsea akhirnya memilih memecatnya.

Pemilihan Tuchel sebagai pengganti bertujuan untuk mengakomodir masalah tersebut. Pria berusia 47 tahun itu memang berpengalaman menangani para pemain bintang saat menangani Paris Saint-Germain (PSG).

Selain itu Tuchel juga punya pengalaman membawa timnya juara. Ia sukses mempersembahkan trofi untuk Borussia Dortmund dan PSG.

Namun petinggi Chelsea nampaknya tidak memperhitungkan karakter Tuchel yang keras dan sulit diatur. Hal ini bisa menimbulkan konflik baru dengan manajemen.

Tuchel memang punya rekam jejak berkonflik dengan manajemen klub. Hal itu ia alami saat menangani Mainz, Dortmund, dan PSG.

Manajemen Mainz sempat tidak menyetujui pengunduran diri Tuchel pada musim panas 2014. Namun sang pelatih bersikeras tak mau melanjutkan pekerjaannya meski masih menyisakan sisa satu tahun kontrak.

Setahun berselang, Dortmund menunjuk Tuchel sebagai pengganti Jurgen Klopp. Ia mampu membawa Die Borussen menjadi runner up Bundesliga pada musim perdananya dan mempersembahkan gelar DFB Pokal semusim kemudian.

Namun perjalanan Tuchel bersama Dortmund tak semulus seperti yang dibayangkan. Ia sempat terlibat dengan petinggi klub termasuk sang CEO, Hans-joachim Watzke.

Masalah ini juga yang akhirnya mengakhiri kebersamaan Tuchel dan Dortmund. Ia dipecat hanya tiga hari setelah mempersembahkan trofi DFB Pokal.

Tuchel kemudian mengulang kisah yang sama bersama PSG. Ia memiliki hubungan yang buruk dengan dua direktur olahraga, Antero Henrique dan Leonardo.

Bisa dibayangkan masalah serupa kembali terjadi di Chelsea. Apalagi Roman Abramovich selaku pemilik klub dikenal sering ikut campur urusan teknis.

Menarik melihat berapa lama Tuchel mampu bertahan di Chelsea. Bersama Dortmund, dan PSG, ia tidak mampu melewati musim ketiga.

Thomas Tuchel Chelsea Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Prediksi dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam: Setidaknya Peringkat Tiga
Prediksi Malaysia vs Vietnam dalam perebutan peringkat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026. Simak jadwal, link streaming, H2H, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam: Setidaknya Peringkat Tiga
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Belgia: Berebut Posisi Puncak
Prediksi Prancis vs Belgia di UEFA Nations League 2026: simak jadwal, link streaming, H2H, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Prancis vs Belgia: Berebut Posisi Puncak
Hasil akhir
Hasil UNL: Portugal Menang Lagi, Belanda Unggul Tipis, Jerman Ditahan Yunani
Hasil UNL terbaru: Portugal menang 2-1 atas Norwegia, Belanda menekuk Serbia 2-1, sedangkan Jerman ditahan Yunani 0-0. Simak hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil UNL: Portugal Menang Lagi, Belanda Unggul Tipis, Jerman Ditahan Yunani
Timnas
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, bertekad mengalahkan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 demi menciptakan sejarah dan modal Piala Asia 2027.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Timnas
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
67 ribu tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di SUGBK telah sold out. Suporter diminta waspada tiket palsu dan calo.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
Liga Indonesia
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Persija Jakarta terus menunjukkan rapor positif bersama Shin Tae-yong, termasuk dalam uji coba kontra Garudayaksa.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Timnas Indonesia vs Thailand, Final FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live Indosiar, SCTV, Vidio.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Berita
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Crystalin RunXperience 2026 kembali digelar di Jakarta dengan melibatkan 9.500 pelari. Ajang ini mengusung konsep More Than A Race.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Lainnya
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Perbati mengakui masih ada kekurangan setelah tinju Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Evaluasi disiapkan menuju SEA Games dan Olimpiade.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Lainnya
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar dari 3 sampai 4 Oktober 2026
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Bagikan