Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terima Sistem Anyar Liga 1, Persebaya Bidik Empat Besar

Liga 1 2021 akan menggunakan sistem semi bubble to bubble (series).
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 31 Mei 2021
Terima Sistem Anyar Liga 1, Persebaya Bidik Empat Besar
Manajer Persebaya Candra Wahyudi (BolaSkor.com/Taufik Hidayat)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sistem kompetisi baru telah ditetapkan PSSI untuk Liga 1 2021-2022. Menggunakan sistem bubble to bubble dengan format series. Persebaya Surabaya tak gentar dengan format baru tersebut. Target tinggi tetap diusung tim asal Kota Pahlawan tersebut. Yakni, finish di posisi empat besar.

Semenjak kembali ke kompetisi kasta tertinggi di tanah air, Persebaya selalu menutup posisi di klasemen akhir dengan hasil memuaskan. Pada musim 2018, dengan status juara Liga 2 2017, Persebaya finish di peringkat kelima dengan raihan poin 50. Semusim kemudian, Bajol Ijo mengakhiri kompetisi dengan bercokol di tangga kedua setelah meraih 54 angka.

Manajer Persebaya Candra Wahyudi menegaskan target yang dicanangkan untuk Rachmat Irianto dkk. adalah bertengger di papan atas Liga 1. Sejatinya, pada musim 2020, manajemen optimistis dapat memenuhi target juara. Sayang, pandemi Covid-19 membuat ambisi Persebaya buyar. Meski mereka terseok-seok di awal kompetisi 2020 dengan hanya meraih satu poin dari dua laga sebelum dihentikan.

Baca Juga:

Detail Format Liga 1 dan Liga 2 2021

Tanggapan Komisaris Persib Mengenai Format Series di Liga 1 2021

"Kalau (musim) 2020, kita memang target juara karena di 2019 (jadi) runner-up. Pada 2021 ini, ya kita tidak ingin lepas dari empat besar," tegas Candra usai menghadiri acara Kongres Tahunan PSSI di Hotel Raffles, Jakarta Selatan (29/5) kemarin.

Pria asal Bojonegoro itu menyebutkan target tersebut tidak berubah meski PSSI menerapkan sistem atau format baru di Liga 1 musim ini. Hanya saja, Candra mengaku belum memiliki gambaran pasti terkait sistem atau format baru tersebut.

"Kita belum dapat gambaran pastinya. Cuma diskusi internal dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memang gambarannya seperti itu. Kita siap-siap saja, karena formatnya hampir sama dengan Piala Menpora. Tinggal nanti diikuti kedisiplinan protokolnya," ujar mantan wartawan salah satu koran nasional dari Jawa Timur itu.

"Kalau situasi pandemi kayaknya belum bisa normal lagi. Karena di semua belahan dunia manapun kompetisi menyesuaikan juga. Kami ikuti saja yang penting jalan dulu," sambung Candra.

Meski menerapkan format atau sistem baru, Liga 1 diperkirakan tetap seru. Selain tetap ada degradasi. Total 306 pertandingan yang akan digulirkan akan dilakukan sebanyak enam series. Masing-masing dibagi menjadi klaster DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.

Setiap series akan digelar satu setengah bulan dengan bertanding di beberapa stadion. Kemudian setiap tim libur selama satu bulan dan kembali ke markas masing-masing untuk menjalani latihan ataupun menghindarkan kejenuhan. (Laporan Kontributor Keyzie Zahir/Surabaya)

Liga 1 Persebaya surabaya Breaking News

Berita Terkait

Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Italia
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Inter Milan dikabarkan ditawari 20 bek kanan setelah gagal merekrut Anan Khalaili. Simak daftar pemain yang masuk radar Nerazzurri, termasuk Djed Spence, Guela Doue, dan Julian Ryerson.
Johan Kristiandi - Selasa, 14 Juli 2026
Anan Khalaili Gagal Berlabuh, Inter Milan Ditawarkan 20 Bek Kanan
Piala Dunia
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Harga tiket laga semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina dua kali lipat lebih mahal dibandingkan Prancis dan Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Piala Dunia
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Argentina dikabarkan mengajukan permintaan khusus kepada FIFA menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Inggris. Apa alasannya?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Bagikan