Ten Hag Butuh Dukungan Manajemen untuk Bangkitkan Manchester United

Erik ten Hag tak bisa bekerja sendirian di Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 18 Mei 2022
Ten Hag Butuh Dukungan Manajemen untuk Bangkitkan Manchester United
Erik ten Hag (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim 2021-2022 praktis ingin segera dilupakan fans Manchester United meski musim belum berakhir. Mereka menantikan era baru Red Devils di bawah arahan pelatih asal Belanda Erik ten Hag.

Pelatih berusia 52 tahun telah menyelesaikan pekerjaannya selama lima tahun melatih Ajax Amsterdam, memberikan tiga titel Eredivisie. Ten Hag dikontrak Man United hingga 2025 dengan opsi perpanjang setahun.

Ten Hag diharapkan dapat membangkitkan United yang semakin terpuruk dan berujung kegagalan memenangi trofi untuk lima musim beruntun, bahkan musim ini gagal finish di zona Liga Champions.

Mantan pemain Manchester United, Daley Blind, saat ini bermain di Ajax dan ia tahu persis karakteristik kepelatihan Ten Hag. Eks pelatih Bayern Munchen II pelatih yang hebat, tetapi Ten Hag tak bisa membuat keajaiban sendirian di Man United.

Baca Juga:

Menilik Kehebohan Rumor Frenkie de Jong ke Manchester United

Ten Hag Bicara soal Cristiano Ronaldo, Man United, dan Pandit Sepak Bola Inggris

Hasil Pertemuan Perwakilan Juventus dengan Paul Pogba

Blind menilai Ten Hag butuh dukungan penuh dari manajemen agar bisa membangkitkan Man United. Dia mencontohkan dukungan yang diberikan Marc Overmars dan Edwin van der Sar saat Ten Hag melatih Ajax.

"Erik ten Hag adalah pria yang hebat," Daley Blind saat tampil di saluran YouTube Andy van der Meyde, Bij Andy in de Auto. "Itu bukan pekerjaan mudah, tentu saja, tetapi dia juga tidak lari darinya. Dia menerima tantangan."

“Saya cukup percaya diri padanya di Manchester United tetapi dia membutuhkan manajemen di belakangnya. Di Ajax dia memiliki (Edwin) Van der Sar dan (Marc) Overmars di belakangnya apa pun yang terjadi, juga di saat-saat buruk."

"Saya harap dia mendapat waktu di sana, dia adalah salah satu manajer terbaik."

"Ten Hag tidak menyia-nyiakan kesempatan. Terkadang kami menghadapi lawan yang secara otomatis kami anggap remeh dan kami berpikir, 'Kami tidak memerlukan pertemuan selama 45 menit untuk ini'."

"Tapi dia mendekati setiap pertandingan dengan cara yang sama, sesi latihan taktis.. semuanya detail," pungkas pemain berusia 32 tahun tersebut.

Tugas terdekat Ten Hag adalah menentukan staf kepelatihan di Man United, lalu setelahnya ada bursa transfer musim panas 2022.

Erik ten Hag Manchester United Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Bagikan