Taufik Hidayat dan Candra Wijaya Adu Taktik di Turnamen Model Baru

Taufik Hidayat dan Candra Wijaya bakal mengobati kerinduan dengan menghadirkan turnamen bulu tangkis format baru.
Andhika PutraAndhika Putra - Selasa, 08 Desember 2020
Taufik Hidayat dan Candra Wijaya Adu Taktik di Turnamen Model Baru
Taufik Hidayat dan Candra Wijaya
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pandemi virus corona membuat sejumlah turnamen bulu tangkis dunia dibatalkan. Alhasil, penggemar olahraga tepok bulu rindu akan aksi atlet terbaik Indonesia di lapangan.

Namun, kerinduan itu akan segera terobati. Lewat gelaran bertajuk Legend’s Vision Mix & Match Badminton Challenge 2020, pebulu tangkis top Tanah Air akan kembali berlaga.

Tak hanya mereka yang masih aktif, pebulu tangkis yang sudah gantung raket yakni Taufik Hidayat dan Candra Wijaya juga ambil bagian. Bahkan, keduanya akan beradu taktik dan kekuatan.

Pertandingan bulu tangkis dalam format Mix & Match Challenge ini memang program baru yang diprakarsai Yonex. Ini dengan tujuan untuk menumbuhkan kembali gairah bermain bulutangkis setelah lama vakum akibat efek pandemi Covid-19 yang membuat berbagai turnamen domestik dan internasional harus dihentikan atau ditunda hingga 2021.

“Gelaran ini merupakan inovasi baru yang diinisiasi Yonex untuk menggairahkan kembali semangat bermain bulu tangkis setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19 yang melanda di banyak negara. Program ini digelar untuk meramaikan kembali bulutangkis dan lebih menekankan pada unsur hiburan,” tutur Berry Tamba, perwakilan Yonex di Indonesia.

Baca Juga:

Nasib Indonesia Open 2021 Terjawab Sebelum Tahun Baru

Taufik Hidayat Turun Tangan Genjot Prestasi Bulu Tangkis Indonesia

Laga format baru Mix & Match Challenge di Indonesia, akan berlangsung di Taufik Hidayat Arena, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (11/12) mulai pukul 14.00 WIB. Akan tampil bertarung dua tim yang diperkuat sejumlah pemain terbaik Indonesia yang disponsori Yonex. Yaitu tim Red Army dengan kapten Taufik Hidayat melawan Golden Patriot yang dikapteni Candra Wijaya.

Dua legenda ini dipilih sebagai kapten karena memiliki prestasi cemerlang. Prestasi hebat Taufik, di antaranya sukses merebut medali emas Olimpiade Athena 2004, Juara Dunia 2005, tiga kali merebut medali emas Asian Games, enam kali juara Indonesia Terbuka, serta dua kali memboyong Piala Thomas 2000 dan 2002.

Sementara Candra, prestasinya juga tidak kalah mengilap. Bersama Tony Gunawan, Candra menggondol medali emas Olimpiade Sydney 2000. Lalu, Juara Dunia 1997, dua kali juara All England 1999 dan 2003, empat kali juara Indonesia Terbuka, empat kali juara Jepang Terbuka, dan tiga kali merebut Piala Thomas 1998, 2000, dan 2002.

“Pertandingan pasti akan berlangsung menarik. Pemain-pemain tim Red Army tidak akan gampang menyerah dan siap menjadi pemenangnya,” tutur Taufik.

Candra pun tidak mau kalah gertak. “Dengan pemain-pemain terbaik yang saya pilih, Golden Patriot pun siap memenangi laga ini. Karena ini format baru, pertandingan pasti sangat menarik dan menghibur,” sebut Candra.

Tim Red Army akan diperkuat Marcus Fernaldi Gideon, Fajar Alfian, Sony Dwi Kuncoro, Teges Satriaji dan Muhammad Nendi Novatino. Sedangkan tim Golden Patriot dibela oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo, Muhammad Rian Ardianto, Tommy Sugiarto, Gabriel Christopher Wintan Wijaya, dan Galuh Dwi Putra.

“Tak hanya tampil di nomor tunggal, saya pun siap bertanding di ganda berpasangan dengan Marcus, Fajar atau pemain lain,” kata Taufik, pemain kelahiran Pangalengan (Jabar), 10 Agustus 1981.

“Saya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Saban hari latihan. Tak hanya di ganda, saya pun siap main di tunggal seperti dulu di awal karier saya,” ucap Candra, pemain kelahiran Cirebon (Jabar), 16 September 1975.

Berbeda dengan pertandingan bulu tangkis selama ini dan demi memberikan unsur hiburan yang kental, regulasi pertandingan konsep baru ini pun berbeda. Laga ini adalah sebuah kompetisi antara dua tim dengan strategi dan pertahanan.

Masing-masing tim terdiri atas enam pemain, termasuk sang kapten. Mereka akan turun bertanding di lima nomor. Yaitu, tiga partai ganda dan dua tunggal. Di partai tunggal, poin maksimal adalah 30. Sementara 15 poin untuk permainan ganda. Selama bertarung, boleh terjadi pergantian pemain. Hanya khusus di ganda, sistem pergantiannya adalah satu pasang.

Selain itu, setiap pemain hanya memiliki 10 flights atau nyawa. “Flights” adalah kesempatan untuk memenangkan pertandingan dan mereka hanya bisa memakai satu flights untuk satu poin. Artinya, tidak ada satu pun pemain yang memiliki cukup flights di lapangan dan memenangkan pertandingan itu.

Breaking News Bulu Tangkis Taufik hidayat Indonesia

Berita Terkait

Inggris
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Curtis Jones tidak masuk skuad Liverpool saat menghadapi Monaco dalam laga uji coba pramusim di Anfield.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Inggris
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuka kemungkinan Omar Marmoush meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Piala Asia
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Stadion GBK dan Si Jalak Harupat siap gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir dukung target tinggi John Herdman bawa Timnas Indonesia berprestasi.
BolaSkor - Senin, 10 Agustus 2026
FIFA ASEAN Cup di SUGBK dan Si Jalak Harupat, Erick Thohir Beber Target Timnas Indonesia
Inggris
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Menurut Mikel Arteta, Arsenal belum menunjukkan efisiensi dan ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Inggris
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Manchester United ternyata nyaris menunjuk Jose Mourinho sebagai penerus Sir Alex Ferguson pada 2013.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Jadwal
Jadwal Pertandingan Bola Tengah Pekan Ini, 11-14 Agustus 2026: Manchester United dan Real Madrid Beraksi
Jadwal lengkap sepak bola 11-14 Agustus 2026: Manchester United, Real Madrid, Arsenal, PSG vs Aston Villa, kualifikasi Liga Champions, Europa League, dan Conference League.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Jadwal Pertandingan Bola Tengah Pekan Ini, 11-14 Agustus 2026: Manchester United dan Real Madrid Beraksi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Palermo vs Juventus: Kalah Lagi, Bianconeri?
Prediksi Juventus vs Palermo di HBF Park, Perth, 11 Agustus 2026. Simak statistik, head to head, susunan pemain, jadwal, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Palermo vs Juventus: Kalah Lagi, Bianconeri?
Inggris
Jadwal Pertandingan Pramusim Manchester United: Tantang AC Milan dan Leeds United
Jadwal pramusim Manchester United 2026 sebelum Premier League. Setan Merah menghadapi Leeds United dan AC Milan sebelum bertamu ke Hull City.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Jadwal Pertandingan Pramusim Manchester United: Tantang AC Milan dan Leeds United
Italia
Inter Milan Sodorkan Uang Tunai Plus Satu Pemain untuk Rekrut Moussa Diaby
Inter Milan terus memburu Moussa Diaby dari Al-Ittihad. Nerazzurri menyiapkan tawaran €20 juta plus Kristjan Asllani untuk mengalahkan Bayer Leverkusen.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Inter Milan Sodorkan Uang Tunai Plus Satu Pemain untuk Rekrut Moussa Diaby
Inggris
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Mikel Arteta berambisi membawa Arsenal membangun dinasti setelah menjuarai Premier League 2025/2026. The Gunners juga membidik gelar Liga Champions.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Bagikan