Taktik Bunglon Antonio Conte Akan Bantu Christian Eriksen Kembali Moncer
BolaSkor.com - Gelandang asal Denmark, Christian Eriksen, mengemban tugas berat di klub barunya, Inter Milan. Namun, hingga saat ini sang gelandang belum menunjukkan kemampuan terbaik.
Christian Eriksen dikenal sabagai satu di antara gelandang terbaik di Premier League. Eks Ajax Amsterdam itu punya visi bermain yang baik dan umpan akurat.
Inter Milan beruntung bisa mendapatkan Eriksen hanya dengan mengeluarkan dana 20 juta euro. Saat itu, kontrak Eriksen dengan Tottenham Hotspur hanya tersisa enam bulan lagi.
Sejauh ini, proses adaptasi Christian Eriksen dengan sepak bola Italia dianggap belum maksimal. Meski sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang pada derby della Madonnina, namun Eriksen baru tampil pada empat laga di Serie A.
Baca juga:
Transfer Permanen Mauro Icardi, Simbiosis Mutualisme Inter Milan dan Paris Saint-Germain
Inter Milan Disarankan Tak Hambat Kepergian Lautaro Martinez ke Barcelona
Tak pelak, muncul kekhawatiran Eriksen akan menjadi pembelian yang sia-sia. Sebab, tidak jarang pemain bintang yang kesulitan bermain di Italia.
Namun, ketakutan tersebut bisa ditepis Antonio Conte. Ya, sang pelatih punya ragam cara mengeluarkan kemampuan terbaik pemainnya.
Banyak yang berpendapat Antonio Conte adalah pelatih yang kaku. Conte dianggap sebagai juru taktik yang jarang mengubah formasi. Namun, pandangan itu tidak sepenuhnya tepat.
Antonio Conte adalah pelatih yang menyukai formasi 3-5-2. Namun, di Juventus, ia mengubahnya menjadi 4-2-4 untuk memberikan ruang bagi Andrea Pirlo mengeluarkan kemampuan terbaik.
Selanjutnya, ketika menukangi Chelsea, Conte mengubah 3-5-2 menjadi 3-4-3. Alasannya ketika itu adalah memberikan ruang bagi Cesc Fabregas dalam pertandingan.
Hasilnya, baik Fabregas maupun Pirlo dapat tampil brilian di lini tengah. "Antonio Conte adalah satu di antara kepuasan terbesar dalam karier saya," ulas Fabregas.
Dengan begitu, kekayaan Conte dalam hal formasi diyakini bisa membantu Eriksen kembali ke bentuk permainan terbaik. Bak bunglon yang piawai mengubah warna tubuhnya, Conte pun lihai mengubah susunan formasi.
Antonio Conte berencana bermain dengan formasi 3-4-1-2 di Inter Milan. Pada taktik tersebut, Eriksen akan ditempatkan di belakang dua penyerang.
Nantinya, Christian Eriksen punya kebebasan dalam bergerak. Sang gelandang juga akan berperan sebagai motor serangan. Conte percaya diri bisa membuat Eriksen mengikuti jejak Cesc Fabregas di Chelsea dan Andrea Pirlo di Juventus.
Johan Kristiandi
18.141
Berita Terkait
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak
Persib vs Persija, Marc Klok: Anggap Pertandingan Harga Diri dan Singgung Kepindahan Luis Figo
Fiorentina di Zona Degradasi, AC Milan Pantang Anggap Remeh La Viola
Persib vs Persija, Bojan Hodak Pertanyakan Selalu Menggunakan Wasit Asing di Bandung
Punya Mental Juara, Adrien Rabiot Ingatkan AC Milan soal Perburuan Scudetto
Bojan Hodak Minta Skuad Persib Jaga Emosi Saat Hadapi Persija