BolaSkor.com - Real Madrid bergerak cepat berbenah usai melalui dua musim beruntun tanpa trofi. Jose Mourinho ditunjuk sebagai pelatih, klub merekrut Denzel Dumfries dan Ibrahima Konate.
Konate direkrut gratis setelah memutuskan meninggalkan Liverpool, sementara Dumfries didatangkan Madrid dengan menebus klausul pembelian 20 juta euro.
Dumfries akan menjadi pesaing sekaligus pelapis bagi Trent Alexander-Arnold pada posisi bek kanan Madrid.
Baca Juga:
Tawaran Pertama Inter Milan Rekrut Curtis Jones Masih Jauh di Bawah Harapan Liverpool
Soal Alessandro Bastoni, Presiden Inter Milan Pastikan Negosiasi dengan Barcelona Berhenti
Hasil Serie A: Inter Milan Imbang di Laga Terakhir, Sang Juara Perpanjang Rekor Tidak Terkalahkan
Memperkuat Inter sejak 2021, Dumfries (30 tahun) telah memenangi dua Scudetto dan tiga Coppa Italia serta dua kali jadi runner-up Liga Champions.
Dalam skema tiga bek Inter, potensi Dumfries dalam menyerang menjadi maksimal dan ia kerap jadi pemecah kebuntuan melalui golnya.
Cristian Chivu Pasrah

Cristian Chivu (Football-Italia)
Pelatih Inter, Cristian Chivu, berbicara soal kepergian Dumfries dan mengaku pasrah alias tak kuasa menahan kepergiannya karena klausul pembeliannya tersebut.
Denzel melakukan apa yang harus dia lakukan. Dia memiliki klausul pelepasan, dan Inter tidak bisa berbuat apa pun untuk menghentikannya,
kata Chivu kepada Gazzetta dello Sport.
"Kami harus siap dengan solusi yang tepat dan alternatif yang tepat, dan memahami apa yang akan membantu kami melangkah maju."
Kabarnya, Inter mengincar bek Atalanta, Marco Palestra, sebagai pengganti Dumfries. Chivu enggan membicarakannya dan menegaskan Inter punya pemain yang dapat menggantikan Dumfries.
"Marco Palestra adalah pemain dengan profil bagus, tetapi dia bukan salah satu pemain saya saat ini, jadi saya tidak bisa membicarakannya," imbuh Chivu.
"Kami sudah memiliki banyak pemain muda Italia yang tahu apa arti Inter dan mengidentifikasi diri mereka dengan klub ini."
"Ini adalah keuntungan yang bagus dan jalan yang ingin kami terus ikuti."
"Tetapi, tentu saja, kami juga membutuhkan pemain lain, perpaduan yang akan membantu kami menjadi kompetitif di semua level," urainya.