Suzuki Diuntungkan Pembekuan Mesin MotoGP 2021
BolaSkor.com - Pembalap penguji Suzuki, Sylvain Guintoli, menilai timnya diuntungkan aturan pembekuan mesin MotoGP 2021. Hal itu karena menurutnya motor edisi 2020 adalah karya terbaik Suzuki.
Suzuki keluar sebagai juara dunia MotoGP kategori pembalap dan tim. Keberhasilan tersebut membuat motor GSX-RR mereka menuai pujian dari berbagai pihak.
Menjelang MotoGP 2021, Dorna selaku penyelenggara memutuskan untuk membekukan pengembangan mesin. Ternyata sang juara bertahan cukup diuntungkan dengan hal itu.
Baca Juga:
"Pada 2020, Suzuki membuat perbedaan besar. Saat mencobanya di Sepang pada tes pramusim, saya langsung merasa ini adalah perbaikan besar," kata Guintoli.
"Keputusan MotoGP membekukan pengembangan mesin sangat bagus untuk Suzuki. Kami cukup gembira dengan motor ini, meski siap bekerja kembali di masa depan."
"Menurut saya, GSX-RR adalah motor paling seimbang di MotoGP. Suzuki memang fokus ke keseimbangan sejak mengembangkan motor ini. Semua pembalap bisa menguasai motor ini dengan mudah," lanjutnya.
Guintoli sendiri sudah cukup lama menjadi pembalap penguji Suzuki, tepatnya pada 2017. Saat itu, dia sempat menjadi penganti Alex Rins ketika menderita cedera.
Budi Prasetyo Harsono
5.618
Berita Terkait
Klasemen Terkini Premier League Usai Arsenal Gagal Tekuk Liverpool: Jarak Kini Jadi Enam Poin
Klasemen Terkini Serie A Usai AC Milan Ditahan Genoa: Jarak dengan Inter Milan Semakin Melebar
BWF Uji Coba Aturan Baru di Indonesia Masters 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming AC Milan vs Genoa, Live Sebentar Lagi
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Atletico Madrid vs Real Madrid, Live Sebentar Lagi
3 Pekerjaan Penting yang Dihadapi Liam Rosenior di Chelsea
Bonus SEA Games 2025 Tersalurkan, NOC Indonesia: Bentuk Penghargaan Pemerintah untuk Atlet
Perburuan Bek Tengah Berlanjut, Joe Gomez Masuk Daftar Belanja AC Milan
Diberi Kebebasan Pilih Asisten Pelatih Lokal, John Herdman Diharapkan Mampu Lahirkan Nova Arianto Baru
Bandung bjb Tandamata Siap Tancap Gas di Proliga 2026, Andalkan Energi Muda dan Kekuatan Penuh