Gol itu langsung disambut suka cita ribuan The Jakmania. Gol itu membuat permainan menjadi lebih bergairah. Sayang, menit ke-66, Rahmat Afadndi harus ditarik akibat cedera. Ia digantikan oleh Agung Supriyanto.
Perubahan itu tidak membuat permainan Persija menurun. Justru tekanan terus dilakukan. Baru satu menit di lapangan, Agung Supriyanto langsung melancarkan tendangan spekulasi, meski arahnya masih jauh dari sasaran.
Menit ke-71, Stadion Utama Gelora Bung Karno kembali bergemuruh, setelah eksekusi penalti Shaka Bangura kembali menjebol gawang PDRM. Penalti diberikan wasit setelah pemain belakang PDRM handsball di kotak terlarang. 2-0 untuk Persija.
Unggul dua gol, Persija agak sedikit mengendurkan serangan. Kondisi itu dimanfaatkan pemain PDRM untuk menghadirkan serangan balik ke jantung pertahanan Persija. Upaya itu berbuah gol, setelah sepakan Ashfaq Ali menit ke-81 tak mampu dihalau Andritany.
Di sisa laga, kedua tim mencoba untuk menambah keunggulan. Namun sampai peluit panjang, kedudukan 2-1 untuk Persija tetap tidak berubah.
Selanjutnya pada laga terakhir Trofeo Persija di tempat yang sama, Senin (30/12/2013), Persija bertemu Army United, sedangkan PDRM menghadapi Arema Cronus.